MATTANEWS.CO, SEKAYU- Upaya pengendalian harga beras dan inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin terus digencarkan. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel, dan PT Muba Energi Maju Berjaya. Kegiatan ini berlangsung Rabu (15/4/2026) di Halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin.
Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H melalui Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi, menegaskan pentingnya sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan seluruh pihak terkait. “Dalam menghadapi inflasi tahun 2026, sinergitas TPID dengan pihak terkait juga sangat diperlukan, khususnya dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan permintaan, menjaga kelancaran distribusi, serta menjamin ketersediaan,” ujarnya.
Ia menambahkan target utama GPM untuk mengendalikan inflasi akibat lonjakan harga beberapa komoditas, terutama beras yang semakin melambung tinggi. “Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah, masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini untuk berbelanja barang kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau dan efisien,” kata Sekda.
Drs Syafaruddin juga mengapresiasi dukungan CSR dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu dan PT Muba Energi Maju Berjaya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Sepanjang tahun 2026, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebanyak 10 kali kegiatan, sementara PT Muba Energi Maju Berjaya turut berkontribusi dalam 4 kali kegiatan. Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kontribusi ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendukung upaya pengendalian inflasi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Apriadi SSos MSi dalam laporannya menyampaikan, tujuan GPM adalah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau di bawah harga pasar, menjaga ketersediaan bahan pangan, mengendalikan inflasi, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, disediakan sebanyak 1.200 paket bahan pangan, terdiri dari 6 ton beras SPHP kemasan 5 kg dan 1.200 liter minyak goreng 1 liter.
“Khusus untuk pelaksanaan GPM hari ini, Dapat kami informasikan, harga jual dari Perum Bulog Rp73.000 untuk 1 paket berisi beras SPHP 5 kg dan minyak goreng 1 liter. Dikarenakan mendapat bantuan subsidi CSR maka masyarakat cukup membayar Rp58.000 saja,” pungkasnya.














