MATTANEWS.CO, FAKFAK – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) untuk anggota DPRD PBB se Indonesia.
Kegiatan ini mengusing tema “efesiensi anggaran dan peningkatan pendapatan asli daerah” di Hotel Swess Belinn Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026)
Ketua DPC PBB Fakfak, Abdul Rahman, yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan, dinamika DPP PBB telah usai pada pelaksanaan Musyawarah Dewan Partai di bulan Maret dan telah melahirkan Saudara Yuri Kemal Fadullah, SH, MH sebagai Pj. Ketua Umum dan Dr. Ir. H. Ruksamin sehigga DPP melaksanakan Bimbingan Teknis DPRD se Indonesia.
“Ini adalah awal konsolidasi DPP bersama seluruh anggota DPRD fraksi PBB se Indonesia dalam rangka pendalaman yugas DPRD dengan tema,” pungkasnya.
Lebih lanjut disampaikannya bawha kegiatan ini merupakan salah satu bentuk semangat kader PBB dalam merapatkan kembali barisan yang terpisah untuk bergerak menuju kemenangan di Pemilu 2029.
“Dinamika dalam internal partai itu hal yang biasa dan jangan terus terjadi terlalu lama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PBB memandang perlu setiap Daerah harus berani mengambil sikap setelah setahun efisiensi anggaran seluruh indonesia. Semua daerah pasti merasakan dampak Efisiensi Anggaran sesuai intruksi Presiden No 1 Tahun 2025 maka daerah harus berfikir kreatif dan inovatif bersama untk peningkatan PAD.
“Setiap rupiah harus dirasakan oleh rakyat kita. Bimtek ini momen yang tepat karna seluruh Daerah melaksanakan tahap finalisasi RKPD tahun anggaran 2027 di bulan April – Mei 2026,” pintanya.
Ketua DPC PBB yang juga wakil ketua DPRK Fakfak menegaskan, sebagai dasar letak pondasi untuk meningkatkan PAD adalah kesiapan kepala Daerah untuk memperoleh data potensi daerah agar setiap rupiah dapat digunakan dan benar-benar bermanfaat untk kegiatan usaha masyarakat indonesia khususnya Kabupaten Fakfak.
Ia juga menyampaikan, PAD Fakfak tahun 2025 naik 43 % dari 29 miliar, ini belum menunjukan peningkatan yang signifikan, sementara IPM kabupaten fakfak naik 1 poin dan tertinggi dari seluruh kabupaten di Propinsi Papua Barat dan potensi Sumber Daya Alam Fakfak cukup melimpah. Hal ini perlu kita kaji bersama dengan membentuk tim ekonomi terpadu agar mendesai bersama dan mendapatkan satu pemikiran untk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di kabupaten Fakfak kalau itu dapat diatasi maka secara otomatis PAD kita sudah dipastikan.
“Untuk meningkatkan PAD sudah tentu adalah menggerakan sektor ekonomi seperti Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Pertenakan, menggerakan UMKM sekunder (Hilirisasi Produk Unggulan), UCC Migas, Kelapa Sawit dan menciptakan tataniaga pemasaran yang dikelolah oleh orang Fakfak, baik itu melalui BUMD, Koperasi, Bumkamp maupun yayasan,” beber dia.
“Jika kita komitmen bersama melakukan semua ini. Saya yakin Fakfak akan terasa Perubahan. Bersatu Bergerak Menang,” tandasnya.














