MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Perhatian serius terhadap ekonomi masyarakat perbatasan ditunjukkan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P. Jenderal bintang dua itu turun langsung meninjau Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (6/5/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Pangdam didampingi langsung oleh Dandim 1206 Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, beserta rombongan.
Pengecekan ini bertujuan memastikan koperasi sebagai ujung tombak ekonomi desa benar-benar berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi warga perbatasan.
*Cek Administrasi Hingga Dialog dengan Warga*
Setibanya di lokasi KDKMP Nanga Badau, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito langsung melakukan pengecekan menyeluruh.
Ia meninjau kondisi koperasi mulai dari sistem pengelolaan administrasi, tata kelola keuangan, ketersediaan stok barang kebutuhan pokok, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang menjadi anggota koperasi.
Tak hanya meninjau, Pangdam juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan pengurus koperasi dan warga setempat.
Ia menyerap aspirasi, mendengar kendala yang dihadapi di lapangan, dan memberi motivasi agar koperasi dikelola secara profesional.
“Koperasi ini milik rakyat. Harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kepentingan anggota. Jangan sampai melenceng,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito di hadapan pengurus koperasi.
*Dandim: Bentuk Perhatian Pimpinan untuk Ekonomi Perbatasan*
Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro saat ditemui mengatakan, kehadiran Pangdam XII/Tanjungpura merupakan bentuk perhatian langsung pimpinan TNI AD terhadap perkembangan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kunjungan kerja Bapak Pangdam ini bagian dari pembinaan wilayah. Beliau ingin memastikan langsung bahwa program Koperasi Merah Putih sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Letkol Arm Andreas Prabowo Putro.
Dandim berharap melalui pengecekan ini, pengurus KDKMP Nanga Badau semakin terpacu untuk mengelola koperasi secara optimal.
“Targetnya jelas, koperasi harus transparan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tambahnya.
*Pangdam: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Desa Mandiri*
Dalam arahannya, Pangdam XII/Tanjungpura menekankan bahwa Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.
“Koperasi tidak boleh hanya jadi papan nama, tapi harus hidup dan jadi solusi ekonomi warga, “tegas Pangdam.
Ia mendorong pengurus untuk inovatif, memanfaatkan potensi lokal, dan membangun kepercayaan anggota.
Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi di perbatasan diyakini mampu menekan ketergantungan warga pada tengkulak dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Nanga Badau dapat berkembang lebih baik dan menjadi percontohan bagi wilayah lain. Terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, “pungkas mengakhiri. (*)














