MATTANEWS.CO, LAMPUNG – Lebah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui proses penyerbukan berbagai jenis tanaman. Untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Panjang mendukung pengembangan kawasan konservasi lebah dan eduwisata di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Lembah Suhita, Kota Bandar Lampung.
Saat ini, P4S Lembah Suhita mengelola sekitar 500 koloni lebah yang didukung 25 anggota kelompok. Selain menjadi pusat budidaya lebah madu, kawasan ini juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan mengenai konservasi lebah, pengolahan produk turunan madu, serta praktik pertanian ramah lingkungan.
Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmen dukungan penguatan infrastruktur akses kawasan P4S Lembah Suhita seluas 28 meter persegi kepada kelompok P4S. Dukungan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan peserta pelatihan. Kawasan ini juga mengembangkan tanaman kaliandra sebagai sumber pakan lebah guna mendukung keberlanjutan koloni dan kelestarian ekosistem.
Pengembangan tersebut turut meningkatkan minat masyarakat untuk belajar dan berkunjung. Sebelum mendapat pendampingan, Lembah Suhita menerima sekitar 1.000 pengunjung per tahun. Sementara pada periode Januari sampai Juni 2026 saja, jumlah kunjungan telah mencapai sekitar 1.400 orang, dengan puluhan kelompok mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan.
Ketua P4S Lembah Suhita, Suyadi, mengatakan dukungan Pertamina membantu pengembangan kawasan, baik dari sisi sarana maupun kegiatan edukasi.
“Dengan akses yang lebih baik, masyarakat semakin mudah datang untuk belajar budidaya lebah dan memahami pentingnya peran lebah dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Suyadi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengembangan Lembah Suhita merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Konservasi lebah tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Melalui Lembah Suhita, kami ingin menghadirkan manfaat lingkungan dan ekonomi yang dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Rusminto.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mendorong Lembah Suhita terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan, konservasi lebah, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat berkelanjutan. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).














