BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Wali Kota Jambi Maulana Ultimatum ASN: Kinerja Mandek Siap Dipotong TPP hingga Dicopot

×

Wali Kota Jambi Maulana Ultimatum ASN: Kinerja Mandek Siap Dipotong TPP hingga Dicopot

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, memberikan ultimatum tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi agar meningkatkan disiplin, produktivitas, dan kinerja dalam mendukung program prioritas daerah.

Pernyataan itu disampaikan Maulana saat memimpin Apel Peningkatan Disiplin ASN Pemerintah Kota Jambi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (15/6/2026).

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, serta jajaran ASN di lingkungan Pemkot Jambi.

Dalam amanatnya, Maulana menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus mampu mengimbangi ritme kerja pemerintah dalam menjalankan visi-misi Kota Jambi Bahagia (Bersih, Aman, Harmoni, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera).

Menurutnya, pemerintah telah berupaya maksimal meningkatkan kesejahteraan ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga sudah seharusnya diimbangi dengan peningkatan kinerja.

“Saya bersama Wakil Wali Kota bekerja keras untuk kesejahteraan ASN, baik PNS maupun PPPK. Jangan hanya menuntut hak, tetapi tingkatkan kinerja dan produktivitas, karena itu adalah bentuk pertanggungjawaban,” tegas Maulana.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan segan mengambil langkah evaluasi terhadap perangkat daerah yang dinilai tidak mendukung penuh program prioritas.

Bahkan, Maulana menyebut evaluasi itu dapat berujung pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga pencopotan jabatan bagi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak menunjukkan perbaikan.

“Bagi kepala OPD saya beri waktu satu bulan untuk evaluasi. Jika tidak ada peningkatan, akan ada pengurangan TPP hingga demosi atau pencopotan jabatan setelah tiga bulan,” ujarnya.

Menurut Maulana, dalam satu tahun tiga bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, berbagai program prioritas telah berjalan dan mulai dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh ASN tidak hanya bekerja sebatas tugas pokok dan fungsi (tupoksi), tetapi juga ikut terlibat aktif dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan.

“Supaya semua kita punya rasa memiliki terhadap program-program ini. ASN harus menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Maulana juga menyoroti masih adanya kegiatan perangkat daerah yang belum selaras dengan 11 program prioritas Kota Jambi Bahagia.

Ia meminta seluruh OPD segera melakukan evaluasi agar setiap program kerja benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.

“Jangan semua persoalan kecil harus Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang turun tangan. Roda pemerintahan ini harus bergerak bersama. Kita masih punya empat tahun untuk membangun Kota Jambi,” ucapnya.

Selain itu, Maulana turut mendorong ASN agar lebih responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat dan aktif memberikan solusi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan ASN agar menjaga etika dalam penggunaan media sosial, terutama saat jam kerja.

“Tidak boleh live saat jam kerja apalagi memakai pakaian dinas, kecuali konten yang berisi pesan pembangunan atau kegiatan program pemerintah yang memang perlu disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Meski memberikan peringatan keras, Maulana tetap menyampaikan apresiasi kepada camat, lurah, serta tenaga pendidik yang dinilai terus bekerja optimal dalam melayani masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Ketegasan itu, kata Maulana, menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi dalam mewujudkan ASN yang responsif, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, efektif, dan berdampak nyata bagi kemajuan Kota Jambi.(*)