BERITA TERKINIEKONOMI & BISNIS

PT Borneo International Anugerah (BIA) Realisasikan Renovasi Jembatan dan Pembersihan Parit di Desa Pala Pulau

×

PT Borneo International Anugerah (BIA) Realisasikan Renovasi Jembatan dan Pembersihan Parit di Desa Pala Pulau

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Upaya membangun komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan membuahkan hasil. PT Borneo International Anugerah (PT BIA) bersama Pemerintah Desa Pala Pulau dan masyarakat telah merealisasikan sejumlah perbaikan infrastruktur di Dusun Petinggi Sari RT 02 dan Dusun Rantau Gagan, Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu.

Tokoh masyarakat Desa Pala Pulau, Yoseph Aleksander, menyampaikan bahwa tuntutan masyarakat berawal dari kondisi jembatan yang mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas kendaraan perusahaan, termasuk angkutan buah sawit, pupuk, material, serta alat berat yang melintas.

Menurutnya, masyarakat tidak pernah bermaksud menghambat operasional perusahaan. Mereka hanya menginginkan adanya perhatian terhadap infrastruktur yang digunakan bersama.

“Jembatan sebelumnya memang pernah dibangun perusahaan, tetapi bagian kiri dan kanannya belum dirapikan. Kami tidak ingin menghambat perusahaan mengangkut buah sawit, hanya meminta agar fasilitas yang rusak diperbaiki,” ujarnya saat ditemui wartawan Mattanews.co usai ritual adat syukuran jembatan. Selasa (30 Juni 2026)

Aleksander menjelaskan, beberapa tuntutan utama masyarakat, yakni penyelesaian renovasi jembatan, pembersihan parit di sisi jalan, dan perbaikan jalan yang rusak, dua di antaranya telah selesai dilaksanakan.

“Jembatan sudah bagus, pembersihan parit juga sudah selesai. Masyarakat menyambutnya dengan gembira. Tinggal perbaikan jalan yang masih menunggu pelaksanaan dari perusahaan. Untuk penyemprotan rumput sebenarnya sudah siap, tetapi karena cuaca masih sering hujan, pelaksanaannya ditunda,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pala Pulau Antonius Gandi turut mengapresiasi kepedulian PT BIA terhadap aspirasi masyarakat, khususnya warga RT 02.

Ia mengatakan, pemerintah desa bersama masyarakat terus memperjuangkan perbaikan jalan dan jembatan yang terdampak aktivitas perusahaan.

“Kami berterima kasih kepada perusahaan yang sudah menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, meskipun belum seluruh tuntutan dapat direalisasikan,” ujarnya.

Ia menyebut terdapat empat permintaan masyarakat, yaitu pembersihan parit, pembangunan pagar pengaman jembatan, perbaikan atau tambal sulam jalan yang rusak, serta penyemprotan racun rumput untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, Kepala Desa berharap seluruh bantuan maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang disalurkan kepada desa dapat dilaporkan secara terbuka agar diketahui bersama oleh masyarakat.

Pimpinan PT BIA Wilayah Kalimantan Barat, Hendra Siswanto, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Apa yang sudah kami kerjakan merupakan wujud nyata perhatian dan tanggung jawab PT BIA terhadap lingkungan sekitar. Saat ini akses operasional perusahaan masih menggunakan jalan tran Desa Pala Pulau,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, PT BIA telah merealisasikan program CSR dengan total nilai Rp464.569.721 melalui sistem swakelola.

Realisasi tersebut meliputi renovasi total Jembatan Tran Pala Pulau menggunakan gorong-gorong baja jenis Corrugated Steel Pipe (CSP) dan pengecoran rabat beton senilai Rp333.960.236, pembangunan pagar pengaman jembatan sebesar Rp16.630.297, serta pengerukan dan pembersihan parit sepanjang 3.176 meter di dua dusun dengan nilai Rp113.979.188.

Perusahaan juga melakukan penyemprotan rumput di bahu jalan guna mencegah penyumbatan saluran air yang selama ini menjadi penyebab banjir hingga masuk ke pekarangan rumah warga saat hujan deras.

Terkait kondisi jalan yang masih mengalami kerusakan, Hendra memastikan pihaknya akan melakukan survei lapangan untuk menentukan kebutuhan perbaikan.

“Perbaikan jalan yang berlubang akan kami hitung dan kerjakan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

Ke depan, PT BIA menargetkan pembangunan jalan khusus perusahaan sebagai jalur utama angkutan buah sawit, pupuk, BBM, alat berat, serta mobilitas pekerja sehingga penggunaan jalan tran desa dapat dikurangi.

Namun demikian, Hendra menegaskan bahwa tanggung jawab pemeliharaan jalan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang memanfaatkan jalan tersebut dengan kendaraan bermuatan berat.

Sementara itu, Camat Putussibau Utara, Yohanes Telajan, mengapresiasi komunikasi yang terjalin antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan sehingga penyelesaian berbagai persoalan dapat dilakukan secara musyawarah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan perusahaan yang terus membangun koordinasi dengan baik. Ini menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PT BIA yang telah mengakomodasi sebagian besar aspirasi masyarakat Desa Pala Pulau.

“Memang masyarakat adalah pihak yang paling merasakan dampak aktivitas perusahaan. Karena itu, perhatian terhadap kebutuhan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk terus dijaga,” pungkasnya.