MATTANEWS.CO, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, Senin (20/7/2026). Sebanyak 46 peserta didik resmi memulai pendidikan selama lima bulan sebagai bagian dari pembentukan calon anggota Polri.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kepala SPN Polda Jambi Kombes Pol. Dili Yanto, S.I.K., M.H., Kapolresta Jambi, Kapolres Muaro Jambi, unsur TNI, serta para pejabat di lingkungan SPN Polda Jambi.
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan, menyanyikan Hymne Polri, pengucapan Catur Prasetya, pembacaan pernyataan resmi pembukaan pendidikan, serta penyematan tanda siswa kepada perwakilan peserta didik sebagai simbol dimulainya Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.
Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang dibacakan Kapolda Jambi, disampaikan bahwa Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti sebanyak 4.792 peserta didik di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 708 peserta didik wanita menjalani pendidikan di Sepolwan Lemdiklat Polri, sedangkan 4.084 peserta didik pria mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda, termasuk 46 peserta didik di SPN Polda Jambi.
Pendidikan tahun ini mengusung tema “Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.”
Tema tersebut menegaskan komitmen Polri dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya tangguh secara fisik dan profesional, tetapi juga memiliki moralitas, integritas, kemampuan berpikir analitis, serta penguasaan teknologi kepolisian berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) guna menghadapi tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengatakan pendidikan pembentukan merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas.
“Kami berharap seluruh peserta didik mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Pendidikan ini bukan hanya membentuk kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga membangun karakter, integritas, moralitas, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan Polda Jambi berkomitmen mencetak personel Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya, sehingga mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks serta memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.
“Pendidikan ini menjadi fondasi dalam membentuk personel Polri yang berkarakter, berintegritas, dan profesional. Kami berharap seluruh peserta didik mampu mengikuti setiap proses pembelajaran dengan disiplin sehingga nantinya hadir sebagai anggota Polri yang Presisi dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Erlan Munaji.














