MATTANEWS.CO, JAMBI – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti pembukaan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional Analis Kekayaan Intelektual Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi Jonson Siagian, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Diana Yuli Astuti, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Amat Djoemadi, serta para Pejabat Fungsional Analis Kekayaan Intelektual di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Jambi.
Bimbingan teknis dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi Analis Kekayaan Intelektual dalam menghadapi perkembangan kebijakan, teknologi, serta dinamika pelindungan kekayaan intelektual yang terus berkembang.
“Analis Kekayaan Intelektual memiliki peran strategis dalam memberikan analisis, menyusun rekomendasi kebijakan, melaksanakan pendampingan teknis, serta memperkuat kualitas layanan Kekayaan Intelektual kepada masyarakat,” ujar Hermansyah.
Menurutnya, peningkatan kompetensi melalui bimbingan teknis menjadi langkah penting untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas di bidang kekayaan intelektual.
Pada sesi utama, peserta menerima materi bertajuk “Strategic Thinking dan Future Mindset bagi Analis Kekayaan Intelektual” yang disampaikan oleh Ahmad Madu dari HR Excellency. Materi tersebut membahas pentingnya pola pikir strategis, kemampuan membaca perubahan lingkungan, membangun inovasi, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan pelayanan kekayaan intelektual di era transformasi digital.
Bimbingan teknis ini merupakan bagian dari rangkaian pengembangan kompetensi Jabatan Fungsional Analis Kekayaan Intelektual Tahun 2026. Kegiatan akan berlanjut dengan berbagai materi, antara lain analisis dan penyusunan rekomendasi yang berdampak, pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence), inovasi digital, serta perkembangan masa depan kekayaan intelektual.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kanwil Kementerian Hukum Jambi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya Pejabat Fungsional Analis Kekayaan Intelektual.
“Peningkatan kompetensi sangat dibutuhkan agar para Analis Kekayaan Intelektual mampu menghasilkan analisis dan rekomendasi yang berkualitas, memperkuat implementasi kebijakan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Provinsi Jambi,” ungkap Jonson.
Melalui kegiatan ini, para Analis Kekayaan Intelektual diharapkan semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi maupun kebijakan, sehingga mampu berkontribusi dalam memperkuat ekosistem kekayaan intelektual serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.














