MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memasuki babak penting. Tim survei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan lahan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung layak untuk dikembangkan setelah memenuhi berbagai persyaratan teknis sebagai lokasi pembangunan.
Hasil verifikasi lapangan tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi program Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027 guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Efif Sakti Wibowo, S.STP., mengatakan tim Kementerian PU telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan lokasi, mulai dari akses jalan, utilitas dasar hingga kondisi lahan yang akan dibangun.
“Tim survei dari Kementerian PU sudah melakukan peninjauan langsung dan memberikan respons positif terhadap lokasi yang kami usulkan. Secara teknis, berbagai aspek yang menjadi syarat pembangunan telah diperiksa,” ujar Efif, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, proses verifikasi mencakup kelayakan akses keluar masuk kendaraan pengangkut material konstruksi, ketersediaan jaringan listrik, sumber air bersih, hingga kesiapan fisik lahan.
Ia menjelaskan akses menuju lokasi dinilai memadai karena dapat memanfaatkan jalur melalui Rusunawa Jepun. Selain itu, pasokan listrik dan sumber air juga telah tersedia sehingga dinilai mampu mendukung proses pembangunan nantinya.
“Lahan secara administratif sudah siap. Tanaman tebu yang saat ini masih berada di lokasi juga tidak lagi terikat perjanjian sewa, dan pemilik tanaman telah menyatakan kesiapannya apabila sewaktu-waktu pembangunan dimulai,” jelasnya.
Pemkab Tulungagung mengusulkan lahan seluas sekitar 5,2 hektare sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Kawasan tersebut terdiri atas dua bidang lahan.
Bidang utama yang berada di sisi selatan Rusunawa Jepun akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung sekolah beserta fasilitas pendidikan. Sementara bidang lainnya yang berada di bagian depan disiapkan sebagai area sarana olahraga untuk menunjang aktivitas belajar para siswa.
Apabila seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan sesuai jadwal, proses lelang proyek diperkirakan berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Setelah kontrak pekerjaan dimulai, proses konstruksi diproyeksikan memakan waktu sekitar enam hingga tujuh bulan.
Pemkab Tulungagung menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat mulai direalisasikan pada 2027 sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih inklusif.
Dengan hasil verifikasi yang menunjukkan kelayakan lokasi, proyek Sekolah Rakyat di Tulungagung kini memasuki tahap persiapan berikutnya. Pemerintah daerah berharap seluruh proses berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan dapat segera dimulai dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat pada tahun mendatang.














