Reporter : Nasir
Banyuasin, Mattanews.co – Di masa kerja awal tahun 2020 ini, Bupati Banyuasin Askolani dan Wabup Slamet mengunjungi Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel).
Di Desa tersebut, orang nomor satu dan nomor dua di Bumi Sedulang Setudung ini menunaikan janji Politik yaitu launching Program 1 KK 1 Sapi.
Dalam peluncuran ini, Bupati Askolani menyerahkan secara simbolis bantuan hibah ternak, kepada Kelompok Usaha Bersama Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh, Kamis (2/1/2020).
Melalui program Petani Bangkit tersebut, ada 11 kelompok yang dapat bantuan stimulan. Yaitu berupa 111 ekor sapi, dimana satu kelompok mendapat 10 ekor sapi.
Yakni satu sapi jantan dan 9 ekor sapi betina. Dan 10 ekor Kerbau yang merupakan Pokir DPRD Banyuasin.
Bupati Askolani menegaskan, launching ini sebagai bentuk penyemangat bagi masyarakat untuk serius dalam beternak sapi.
Dan ini juga sekaligus sebagai bukti bahwa dirinya dan Wabup Slamet tetap komitmen untuk menunaikan janji-janji politik yang pro rakyat.
“Sapi yang kita hibahkan ini sifatnya stimulan untuk penyemangat, sapi bukan untuk dijual tapi untuk dikembangkan. Ingat sapi betina tidak boleh dijual,” ujarnya, saat ditulis Jumat (3/1/2020).
Dia mengharapkan program ini berhasil dan Banyuasin menjadi swasembada daging bagi Provinsi Sumsel.
” Agar program ini berhasil, saya minta kita semua terutama masyarakat penerima hibah sapi untuk merubah pola pikir. Jangan sampai yang ada di pikiran sapi-sapi ini mau dijual namun tanamkan dijiwa sanubari kita bahwa sapi ini harus berkembang biak dan menjadi penghasilan bagi mereka,” ungkapnya.
Bupati Askolani juga.mengingatkan agar pola ternak sapi juga jangan menggunakan cara tradisional, tetapi gunakan teknologi sehingga lebih menguntungkan.
Sementara Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin Edil Fitriadi dalam laporannya mengatakan, ratusan ekor sapi yang dihibahkan kepada masyarakat ini dibiayai dari dana APBD Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2019.
“Pada tahap ini, setidaknya ada 11 kelompok ternak masyarakat yang ada di 5 Kecamatan yang mendapat bantuan stimulan,” kata dia.
Ke 11 kelompok yang dapat hibah sapi ini, Kelompok Ternak Usaha Bersama Desa Biyuku, Kelompok Ternak Lumbung Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh, Kelompok Ternak Munai Serumpun Kelurahan Pangkalan Balai, Kelompok Ternak Mekar Sari Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III.
Lalu, kelompok Ternak Tunas Karya 4 Kelurahan Air Batu, Kelompok Ternak Ingin Maju Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa, Kelompok Ternak Air Kumbang, Kelompok Ternak Nusa Makmur Kecamatan Air Kumbang, Kelompok Ternak Maju Bersama Sungai Pinang, Kelompok Ternak Murni Jaya Desa Durian Gadis Kecamatan Rambutan dan Kelompok Ternak Tunas Muda Desa Sukaponda Kecamatan. Rambutan.
“Kegiatan Kelompok ternak masyarakat ini akan dilakukan pembinaan, monitoring dan akan dievaluasi. Dengan kegiatan ini
diiharapkan jumlah populasi ternak yang unggul makin banyak, produksi hasil peternakan yang baik dan menghasilkan bibit yang baik. Dan tentu menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat peternak tersebut, “katanya
Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan menyambut baik di launching program ini. Dan dengan program ini diharapkan ada peningkatkan perekonomian bagi masyarakat.
“Program ini baik sekali dan kami DPRD sangat dukung sekali, dan kami berharap masyarakat yang mendapat hibah untuk di pelihara secara baik, “ucapnya.
Politisi Golkar ini menyarankan agar diasuransikan agar ternak sapi tersebut terjamin jika ada yang mati.
Terpisah, Ketua Kelompok Ternak Usaha Bersama Bujang Guntur menyampaikan terima kasih, atas bantuan hibah sapi untuk kelompok ternak yang di pimpinnya, Dan bantuan ini sangat bermanfaat sekali.
“Sapi ini akan kami pelihara secara baik dan kami bertekad akan dikembangbiakkan. Sehingga menjadi sumber pendapatan bagi saya dan anggota kelompok lainnya,” ungkapnya.
Editor : Nefri














