* Terkait Rekrutmen Polri dan Narkoba
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Ini bentuk ketegasan Polri dalam memberikan sanksi tegas bagi yang melakukan pelanggaran berat.
Dua anggota polisi bertugas di Polrestabes Palembang dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), melalui upacara yang dipimpin langsung Kapolrestabes Palembang, di halaman Mapolrestabes Palembang, Senin (31/8/2026).
Dua anggota yang dipecat atau di PTDH yaitu Aiptu KA, NRP 74050264, berdasarkan Keputusan Kapolda Sumsel Nomor Kep/60/1/2026, serta Bripka RRM, NRP 84020270, berdasarkan Keputusan Kapolda Sumsel Nomor Kep/363/VII/2026.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, pemberian sanksi berat tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam menegakkan aturan terhadap anggota yang melakukan pelanggaran.
“Ini bentuk komitmen pimpinan untuk menerapkan reward and punishment secara tegas. Ini bentuk ketegasan institusi dalam memberikan hukuman kepada seluruh anggota yang melakukan pelanggaran,” paparnya.
Dijelaskannya, salah satu personel melakukan pelanggaran berkaitan dengan proses rekrutmen anggota Polri, sedangkan personel lainnya kasus penyalahgunaan narkoba dan tindakan kekerasan terhadap pacarnya, mengancam menggunakan senjata api.
Sonny menegaskan, PTDH merupakan bentuk sanksi tegas institusi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
“Sanksi yang terberat yang saat ini diberikan sebagai wujud komitmen dari Bapak Kapolda dan Polrestabes Palembang adalah pemberhentian tidak dengan hormat,” tegasnya.
Sonny menekankan anggotanya untuk tidak melakukan pelanggaran.
“Saya selalu mengajarkan kepada anggota untuk tidak melakukan pelanggaran, karena setiap ada pelanggaran tentunya akan ada konsekuensi, baik itu pelanggaran kode etik maupun disiplin,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Sonny, berlomba-lombalah melakukan kebaikan.
“Selain itu, saya juga mengajarkan kepada seluruh anggota, untuk terus berprestasi, bekerja itu enggak boleh hanya biasa-biasa saja, tapi pekerjaan dengan luar biasa. Ada filosofi yang mungkin bisa kita pedoman bersama ‘kalau untuk sekedar hidup, itu monyet di hutan juga hidup, kalau untuk sekedar bekerja, itu kerbau di sawah juga bekerja. Jadi, kita harus bekerja keras, cerdas, tuntas dan bekerjalah sebanyak-banyaknya,” tandasnya.














