MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional usai menorehkan prestasi gemilang pada ajang 16th Thailand Open Karate Championship.
Kejuaraan bergengsi yang berlangsung di Kasetsart University, Bangkok, pada 14-15 Agustus 2026 ini diikuti oleh lebih dari 1.100 peserta dari 26 negara.
Bertepatan dengan momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tim karateka Polri tersebut berhasil membawa pulang total enam medali yang terdiri dari 3 emas dan 3 perunggu.
Tiga medali emas Indonesia disumbangkan oleh:
Bripda Farhan Al Amin (Polda Sumatera Barat)
Bripda Ni Komang Astrid Aulia (Polda Bali)
Bripda Salma Aulia (Baharkam Polri)
Sementara itu, tiga medali perunggu dipersembahkan oleh Briptu Jessica Tety Debora (Polda Riau) dan Bripda Muhammad Gibran (Polda Sulawesi Selatan).
Pelatih KBP, Aipda Sulaeman Nugraha, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para atlet yang mampu mengungguli karateka papan atas dunia yang didominasi oleh tim nasional berbagai negara.
“Meraih 3 emas dan 3 perunggu merupakan capaian luar biasa. Saya tidak menyangka para atlet sanggup bersaing ketat dan mengalahkan lawan dari 26 negara,” ujar pelatih yang juga bertugas di Satintelkam Polres Purwakarta tersebut, Rabu (2/9/2026).
Usai berlaga di Thailand, KBP langsung mengalihkan fokus untuk mempertahankan gelar juara umum pada kejuaraan Piala Panglima yang akan digelar di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, pada 28–30 September 2026.
Sebagai juara bertahan, Sulaeman berharap seluruh anggota tim terus bekerja keras demi menjaga tradisi juara.
Secara terpisah, Ketua KBP Prof. Hermawan Sulistyo (Prof. Kikiek) mengapresiasi tinggi pencapaian ini. Ia optimistis hasil positif di Bangkok menjadi modal berharga bagi timnya untuk melangkah ke World Police and Fire Games 2027 di Perth, Australia.
Capaian ini sekaligus membuktikan efektivitas program Rekrutmen Proaktif Polri dalam menjaring talenta olahraga terbaik Tanah Air termasuk para juara SEA Games untuk dibina menjadi personel Polri yang berprestasi di tingkat dunia.














