MATTANEWS.CO, PALI – Pertamina EP Adera Field terus memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan operasi hulu migas. Hal itu diwujudkan melalui Sosialisasi Hukum dan Regulasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang digelar di 2 Desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Integrated Community Based Security (ICBS). Lokasi pertama di Desa Pengabuan Timur pada Kamis (3/9), dan kedua di Desa Betung Selatan pada Kamis (10/9).
Sosialisasi dihadiri unsur Forkopimcam, pemerintah desa, Kejaksaan Negeri PALI, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Polsek Penukal Abab, dan manajemen Pertamina EP Adera Field.
Obvitnas yang disosialisasikan meliputi jalur pipa, kepala sumur, hingga wilayah kerja yang berstatus Barang Milik Negara. Masyarakat dibekali pemahaman tentang aturan hukum, larangan, dan pentingnya peran serta menjaga lingkungan operasi.
Kepala Desa Betung Selatan, H. Darlani, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Terima kasih sudah diadakan acara ini, sehingga masyarakat bisa tahu dan paham apa yang boleh dan tidak boleh serta dapat ikut mendukung keamanan dan lingkungan di sekitar wilayah operasi PEP Adera,” ujarnya.
Senada, Kepala Desa Pengabuan Timur, Ivey Sastra, menyebut komunikasi dan koordinasi adalah kunci.
“Kami berharap komunikasi dan sinergi antara desa dengan Pertamina EP Adera dapat terus diperkuat,” kata Ivey.
Field Manager Pertamina EP Adera, Adam Syukron Nasution, menegaskan masyarakat adalah garda terdepan pengamanan.
“Sosialisasi ini sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum. Kami berharap pemahaman ini dapat memperkuat kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan serta lingkungan,” ucap Adam, Senin (14/09/26).
Sebagai bentuk apresiasi, manajemen Field Adera menyerahkan plakat kepada pemerintah desa, kecamatan, kepolisian, Kejari PALI, dan DLH PALI.
Kegiatan ICBS berlangsung tertib, aman dan lancar.














