BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Pemprov Jatim Fest 2026, Mini Pelatihan Gratis Tata Rias Pengantin dari BLK Jombang Banyak Diminati Peserta

×

Pemprov Jatim Fest 2026, Mini Pelatihan Gratis Tata Rias Pengantin dari BLK Jombang Banyak Diminati Peserta

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SURABAYA — Tampil memikat dan mahir di bidang kecantikan maupun keterampilan kreatif kini tak lagi  harus dibayar mahal. Melalui rangkaian pameran Jatim Fest yang berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober di Exhibition Hall Grand City Surabaya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menghadirkan program mini pelatihan gratis, lowongan kerja, layanan karir terpadu dan Pemasyarakatan Hubungan Industrial & Konsultasi Masalah Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jatim.

Mengusung konsep mini pelatihan, booth Disnakertrans Jatim menjadi salah satu stan paling diminati. Tingginya antusiasme terlihat dari hadirnya peserta dari berbagai segmen masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga hingga generasi muda (Gen Z), yang rela bergantian mengikuti dua sesi pelatihan yang digelar dalam satu hari.

Sejumlah Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) dari berbagai daerah di Jawa Timur turut ambil bagian memboyong materi unggulan mereka. Di antaranya bros wire wrapping dari BLK Nganjuk, sublimation printing dari UPT BLK Mojokerto dan Singosari, pelatihan barista dari BLK Tulungagung, pembuatan figur fondant dari BLK Situbondo, hidroponik modern dari BLK Wonojati, tes bakat minat, hingga tata rias pengantin muslim teknik complexion dari BLK Jombang.

Peserta dapat memilih langsung beberapa mini pelatihan yang diminati lewat link pendaftaran. Sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta untuk meningkatkan keterampilan, keahlian, dan pengetahuan.

Pelatihan tata rias pengantin muslim teknik complexion dari BLK Jombang banyak diminati peserta. Antusias peserta dapat dilihat dari perhatian dan fokus dalam memperhatikan arahan dari instruktur tata rias.

Instruktur Tata Rias dari BLK Jombang, Sinta, menyampaikan bahwa menguasai teknik tata rias khususnya untuk kelas pengantin memerlukan ketekunan dan kemauan untuk terus mengasah kemampuan diri secara konsisten.

“Untuk menjadi seorang Make-Up Artist (MUA) yang profesional itu butuh jam terbang, kesabaran, dan ketelatenan. Peserta kami sarankan untuk tidak berhenti di sini, tetapi terus berlatih mandiri di rumah, misalnya memanfaatkan media manekin silikon, agar kemampuan riasnya makin terasah dan halus,” ujar Sinta saat mendampingi peserta, Kamis ( 1/10/2026).

Kesempatan berharga ini disambut hangat oleh para peserta, salah satunya Puji Rahayu, warga asal Sidoarjo. Ia mengaku bersyukur dapat menyerap ilmu rias pengantin secara cuma-cuma tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.

“Pelatihan kecantikan seperti ini biasanya kan bayarnya mahal sekali. Begitu tahu ada yang gratis di Jatim Fest, saya langsung daftar. Ilmu dan teknik yang diajarkan sangat praktis, jadi berharga banget buat modal saya menambah keterampilan kreatif ke depan dan jangan dibatasi umur bagi yang ingin ikut serta, kalau bisa jangan menunggu setahun sekali agar masyarakat bisa berdaya dan berhasil guna dalam meningkatkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Puji Rahayu penuh antusias.

Selain bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi juga penampilan bisa di make-up sendiri dengan tutorial yang diberikan di pelatihan sehingga menjadi lebih cantik.

“Saya juga bisa mempercantik diri dengan tutorial yang telah disampaikan di pelatihan, sehingga saya tampil lebih percaya diri”, tambahnya.

Dengan adanya program pemberdayaan ini, Pemprov Jatim berharap materi yang dipelajari tidak sekadar menjadi wawasan sesaat, melainkan dapat membuka peluang wirausaha baru, meningkatkan perekonomian keluarga, serta disebarluaskan kembali ke komunitas sekitar.

Masyarakat yang berminat mengasah potensi diri diimbau untuk rajin memantau pembaruan informasi pelatihan kerja berkala melalui akun media sosial resmi naker_Jatim agar tidak melewatkan program pemberdayaan gratis berikutnya.

Penulis: Sulis Setiyo Wati