MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas kurang lebih 3 hektare di kawasan Jalan Citraland, Kecamatan Kertapati, Palembang, Minggu (4/10/2026).
Pemadaman dilakukan saat personel melaksanakan patroli siaga penanganan Karhutla yang dimulai pada Jumat (2/10/2026) pukul 23.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut melibatkan 10 personel yang dipimpin Dantim I Patroli, Ipda Hendra Loemban Fitriadi Manurung.
Patroli diawali dengan apel pengecekan personel dan perlengkapan di Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel pada pukul 23.30 WIB. Setelah memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung, tim bergerak menuju lokasi yang terindikasi terdapat titik api pada pukul 23.44 WIB.
Sekitar pukul 00.17 WIB, personel tiba di sekitar Perumahan Citra Land, Kecamatan Kertapati, dan langsung melakukan upaya pemadaman terhadap lahan yang terbakar.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel didukung sejumlah perlengkapan penanggulangan Karhutla berupa tiga unit selang semprot, satu unit Tedmond air, satu unit mesin sedot air dan satu unit Jet Shooter. Selain itu, petugas juga menggunakan kendaraan operasional berupa mobil Ford dan mobil AWC.
Berkat respons cepat dan kesiapsiagaan personel, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lain. Titik lokasi pemadaman berada di sekitar Jalan Citra Land, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, dengan koordinat 3°02’01.8″S 104°43’07.6″E.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan patroli dan pemadaman tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan personel Brimob dalam menghadapi ancaman Karhutla yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Selatan.
Menurutnya, personel di lapangan terus diperintahkan untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta merespons cepat setiap laporan maupun temuan titik api agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.
“Patroli siaga ini merupakan bagian dari komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Personel kami disiagakan untuk melakukan deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap titik api yang ditemukan sehingga dapat segera ditangani sebelum meluas,” ujar Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol. Minggu, 4 Oktober 2026.
Setelah proses pemadaman selesai, pada pukul 03.10 WIB seluruh personel kembali ke Mako Batalyon A Pelopor untuk melaksanakan apel konsolidasi.
Selanjutnya, personel tetap melaksanakan stand by on call sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila kembali ditemukan titik api maupun kejadian Karhutla lainnya di wilayah hukum Kota Palembang.
Kombes Pol. James menegaskan, kesiapan personel dan dukungan sarana prasarana yang dimiliki diharapkan mampu mempercepat penanganan Karhutla sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.
“Dengan kesiapsiagaan personel serta dukungan peralatan yang memadai, kami berharap setiap potensi kebakaran lahan dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan,” tandasnya.














