MATTANEWS.CO, BAYUNG LENCIR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun VII, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), masih dalam proses pemadaman, Rabu (14/10/2026).
Berdasarkan laporan patroli terpadu Manggala Agni Daops Sumatera XV/Musi Banyuasin, kebakaran terjadi di kawasan bergambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, dan tanaman sawit. Hingga laporan tersebut disusun, status api masih dinyatakan belum padam.
Pemadaman melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob, Manggala Agni, dan Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA). Sementara itu, luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena proses pemadaman masih berlangsung dan pemantauan belum selesai.
Dalam laporan kegiatan patroli terpadu, tercatat lima personel, yakni Muhammad Yusup selaku ketua tim, Toho Saut Marulitua Hutagalung dari Manggala Agni, Sertu Rock Kameron dari TNI, Aiptu Afrizal dari Polri, serta Ahmad Rifai dari Masyarakat Peduli Api (MPA).
Selain melakukan penanganan kebakaran, tim juga melaksanakan sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga Desa Muara Medak, di antaranya Zaenal, Sahrul, dan Sinaga. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran dan merusak lingkungan.
Dalam laporan tersebut, kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan disebut menyebabkan vegetasi di lapangan mengering. Penurunan tinggi muka air pada sumber air yang tersedia juga menjadi kondisi yang perlu diwaspadai dalam upaya pencegahan karhutla.
Tim patroli terpadu menyatakan bahwa patroli, edukasi masyarakat, dan upaya pencegahan akan terus ditingkatkan untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Muara Medak.














