MATTANEWS.CO, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meraih penghargaan kategori Sangat Baik dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.
Penghargaan yang ditetapkan pada 30 Juli 2026 ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Karawang dalam mengoptimalkan kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta mempercepat pelaksanaan perizinan berusaha di daerah sepanjang tahun 2026.
Bupati Karawang Aep Syaepulloh menjelaskan bahwa capaian tersebut diraih berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi lapangan secara obyektif oleh tim penilai BKPM RI.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pelayanan terpadu satu pintu serta efektivitas percepatan perizinan berusaha di Karawang. Seluruh proses penilaian mencakup verifikasi ketat langsung di lapangan,” jelas Bupati Aep.
Kemudahan serta transparansi sistem perizinan terbukti meningkatkan daya tarik Karawang bagi para investor. Sepanjang Semester I 2026, Kabupaten Karawang berhasil mencatatkan realisasi investasi mencapai Rp20,43 triliun.
Rincian capaian investasi Semester I 2026 meliputi:
Penanaman Modal Asing (PMA): Rp15,95 triliun
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp4,47 triliun
Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM): 7.518 laporan (3.164 PMA dan 4.354 PMDN)
Tingginya angka investasi ini menempatkan Karawang sebagai daerah tujuan investasi terbesar kedua di Jawa Barat, tepat berada di bawah Kabupaten Bekasi.
Serap 15 Ribu Tenaga Kerja
Selain mendongkrak angka investasi, perbaikan iklim usaha di Karawang turut memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Masuknya investasi pada periode ini berhasil menyerap 15.030 tenaga kerja, dengan rincian 9.499 orang di sektor PMA dan 5.531 orang di sektor PMDN.
Bupati Aep menegaskan bahwa percepatan izin berusaha bertujuan untuk memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kemudahan perizinan kami dorong agar iklim usaha semakin sehat dan kompetitif. Muara dari seluruh upaya ini adalah terciptanya lapangan kerja baru, bergeraknya roda ekonomi daerah, serta terbukanya peluang usaha bagi warga Karawang,” ungkap Bupati Aep.
Ke depan, Pemkab Karawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berkomitmen memperkuat strategi promosi, meningkatkan mutu layanan perizinan, serta mengawal seluruh proyek investasi agar berdampak positif secara berkelanjutan.














