MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Berawal dari keterampilan mengolah bambu menjadi kerajinan bernilai guna, Rimanci Handbags terus mengembangkan tas anyaman khas Musi Rawas, Sumatera Selatan, agar dikenal oleh pasar yang lebih luas. Melalui pembinaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sejak 2017, usaha milik Derici Wasikem tersebut kembali mendapat kesempatan memperkenalkan produknya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.
Pemilik Rimanci Handbags, Derici Wasikem, mengembangkan usaha kerajinan keluarga dengan memanfaatkan bambu yang tersedia di lingkungan sekitar. Bahan baku lokal tersebut diolah menjadi beragam produk, mulai dari tas tangan, tas selempang, _clutch_, hingga _tote bag_ dengan desain modern dan sentuhan motif khas Indonesia.
Sejak mengikuti pembinaan Pertamina pada 2017, Rimanci Handbags terus mengembangkan produk dan memperluas kesempatan pemasaran. Saat ini, usaha tersebut melibatkan sekitar 5–6 pengrajin dengan kapasitas produksi mencapai 40–50 tas per bulan, serta melayani pesanan khusus.
Partisipasi dalam TEI 2026 yang mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing” memberikan hasil positif bagi Rimanci Handbags. Selama pameran, usaha tersebut mencatat penjualan sebesar Rp1,7 juta, US$287 (setara sekitar Rp5,19 juta), dan €92 (setara sekitar Rp1,85 juta), dengan total nilai penjualan sekitar Rp8,74 juta. Rimanci Handbags juga memperoleh pesanan dari pembeli asal Belanda, melanjutkan pengalaman pada TEI 2022 ketika berhasil mendapatkan pembeli tetap dari Suriname.
“TEI menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan kerajinan Musi Rawas kepada pasar yang lebih luas. Terima kasih kepada Pertamina atas pembinaan dan kesempatan mengikuti pameran sejak 2017. Kami berharap Rimanci Handbags terus berkembang dan semakin dikenal di pasar internasional,” ujar Derici.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM memerlukan pembinaan berkelanjutan sekaligus kesempatan untuk mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.
“Produk lokal memiliki peluang untuk bersaing melalui kreativitas, kualitas, dan akses pemasaran yang tepat. Melalui pembinaan dan keikutsertaan dalam pameran, Pertamina berupaya membantu UMKM membangun jaringan bisnis, mengenali kebutuhan pasar, dan mengembangkan usaha secara bertahap,” ujar Rusminto.
Pengembangan Rimanci Handbags sejalan dengan Asta Cita poin 3, yaitu peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, dan penguatan industri kreatif. Upaya tersebut juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan baku lokal dan pengembangan kerajinan bernilai tambah.














