BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Satgas Digdaya Pertamina EP Rantau Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat Simulasi Kebencanaan

×

Satgas Digdaya Pertamina EP Rantau Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat Simulasi Kebencanaan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan puluhan anggota Satuan Tugas Difabel Siaga Tanggap Bencana dan Berdaya (Satgas Digdaya) Pertamina EP Rantau Field untuk menggelar simulasi kebencanaan, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Ketua Satgas Digdaya Pertamina EP Rantau, Nasip mengatakan, memperingati 98 tahun Sumpah Pemuda tahun 2026 ini melibatkan puluhan anggota Satgas Digdaya untuk mengikuti kegiatan simulasi kebencanaan. Seperti, pemasangan tenda bencana hingga pembekalan materi dari BPBD Aceh Tamiang.

“Kami ingin menunjukkan pemuda disabilitas juga bisa berkontribusi yang tak kalah besar saat situasi darurat. Seperti banjir besar beberapa bulan lalu. Jadi kegiatan ini sangat bagus karena kelompok rentan juga bisa berdaya dalam situasi sulit,” ujarnya, saat diwawancarai disela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, Pertamina EP Rantau Field memberikan pembekalan secara berkelanjutan sehingga seluruh anggota Digdaya sudah punya bekal saat menghadapi banjir, kebakaran, pertolongan pertama. Bahkan, kini mayoritas anggota paham pembuatan infrastruktur tanggap darurat seperti shelter dan penggunaan tas siaga bencana.

“Jika hujan deras turun selama tiga hari, kini anggota Satgas Digdaya tidak lagi gelisah. Sebab, sudah sangat memahami siaga untuk menyelamatkan diri dan keluarga. Selain itu, kami juga sudah punya pos siaga bencana di empat titik kecamatan antara lain Pos Tenggulun, Tamiang Hulu, Karang Baru dan Rantau, sehingga sudah siap membantu orang lain,” katanya.

Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, kegiatan ini terselenggara hasil sinergi dengan BPBD Aceh Tamiang. Semoga lewat simulasi kebencanaan ini bisa menjadi bekal bagi kelompok rentan untuk berdaya membantu orang lain dalam situasi darurat.

“Kami percaya partisipasi aktif penyandang disabilitas sangat penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya. Terima kasih kepada BPBD Aceh Tamiang. Semoga keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan secara nyata dan membantu sesama ketika terjadi bencana,” ungkapnya.

Penulis: Burhanuddin
Editor: Selfy