MATTANEWS.CO, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi Perlindungan Masyarakat (Linmas) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Linmas Kota Jambi Tahun 2026 di Aula Bapperida Kota Jambi, Kamis (29/10/2026).
Rakor dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah serta para Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) kecamatan dan kelurahan se-Kota Jambi.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan tugas Linmas sekaligus meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Rakor tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Pemkot Jambi menghadapi sejumlah agenda besar, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi, Forum Smart City Nasional, serta Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026.
Untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi di lapangan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Polresta Jambi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi.
Dalam arahannya, Maulana mengapresiasi kinerja para Kasi Trantib kecamatan dan kelurahan yang dinilai berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan, Pemkot Jambi berkomitmen memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang menunjukkan prestasi dan kinerja baik, termasuk jajaran Kasi Trantib.
“Kasi Trantib ini adalah ujung tombak bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Saya mengapresiasi seluruh jajaran yang telah berjuang di lapangan,” ujar Maulana.
Menurut Maulana, keamanan dan ketertiban turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Lingkungan yang aman dan tertib dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, mendorong aktivitas usaha, serta menunjang kelancaran pelayanan publik.
Ia juga mendorong para Kasi Trantib memanfaatkan sistem pemantauan kamera pengawas atau CCTV yang terintegrasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, termasuk fasilitas yang tersedia melalui program Kampung Bahagia.
“Dengan demikian, Kasi Trantib juga dapat memantau wilayah masing-masing sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” pungkas Maulana.
Melalui rakor ini, Pemkot Jambi berharap koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan jajaran kewilayahan semakin kuat sehingga pelaksanaan perlindungan masyarakat serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban dapat berjalan lebih efektif.














