MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Semangat kebangkitan, persatuan, dan pengabdian mulai digaungkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung menjelang peringatan Hari Jadi ke-821 yang jatuh pada 18 November 2026. Mengusung tema “Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi”, Pemkab Tulungagung resmi meluncurkan logo sekaligus rangkaian kegiatan peringatan hari jadi di kawasan Simpang Titik 0 Kilometer Tulungagung, Jumat (30/10/2026).
Peluncuran tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Momentum peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung yang akan berlangsung hingga Desember 2026.
Ketua Panitia, Ir. Mulyanto, S.Pt., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan mengandung empat pesan utama sebagai pijakan bersama dalam membangun daerah.
Kata Gumregah bermakna bangkit dengan semangat baru, energi, inovasi, dan optimisme. Nyawiji mencerminkan persatuan, kebersamaan, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.
Sementara Ngabekti merupakan wujud ketulusan dalam mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Adapun Tumuju Tulungagung Lohjinawi menggambarkan cita-cita mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang makmur, subur, dan sejahtera.
Libatkan Talenta Lokal, 60 Karya Ikuti Sayembara Logo
Salah satu agenda penting dalam peluncuran tersebut adalah pengenalan logo resmi Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026.
Logo tersebut merupakan hasil sayembara desain yang dibuka untuk masyarakat umum pada 25 September hingga 16 Oktober 2026.
Antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda dan talenta kreatif lokal, terlihat dari masuknya 60 karya desain. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian dewan juri, enam peserta ditetapkan sebagai pemenang, mulai dari Juara I hingga Juara Harapan III.
Karya Darmawan Tri Laksono dari Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, berhasil meraih Juara I dan ditetapkan sebagai logo resmi Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026.
Berikut daftar lengkap pemenang sayembara desain logo:
1. Juara I: Darmawan Tri Laksono, Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung.
2. Juara II: Dio Nanda Syahputra, Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan.
3. Juara III: Aldifa Bintang Ferosa, Desa Bandung, Kecamatan Bandung.
4. Harapan I: Bayu Permadi Wiradmaja, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut.
5. Harapan II: Ridwan Hadi Wicaksono, Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru.
6. Harapan III: Joko Kurniawan, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu.
Keterlibatan puluhan peserta dalam sayembara tersebut menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan berkontribusi dalam memperkenalkan identitas daerah.
Ahmad Baharudin: Hari Jadi Bukan Sekadar Seremoni
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta panitia yang telah bekerja mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-821.
Menurutnya, peluncuran logo dan agenda kegiatan menjadi momentum penting untuk menyampaikan secara resmi kepada masyarakat berbagai kegiatan yang akan digelar hingga Desember mendatang.
Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang daerah sekaligus membangun inspirasi dan motivasi dalam mendorong kemajuan.
“Melalui peringatan Hari Jadi ke-821 ini, mari kita jadikan semangat Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti sebagai kekuatan bersama untuk membangun Tulungagung,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Ahmad menekankan, semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui energi positif, inovasi, dan optimisme. Persatuan harus diperkuat dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, sedangkan pengabdian perlu dibuktikan melalui kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan setiap agenda peringatan dengan tetap menjaga ketertiban, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Pemerintahan hingga Hiburan Rakyat, Rangkaian Acara Berlangsung hingga Desember
Peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung tahun ini akan diisi beragam kegiatan yang mencakup bidang pemerintahan, sosial, budaya, ekonomi, olahraga, hingga hiburan rakyat.
Berbagai agenda tersebut dirancang tidak hanya untuk memeriahkan hari jadi, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memperkuat rasa memiliki dan kecintaan terhadap Kabupaten Tulungagung.
Setelah menyampaikan sambutannya, Ahmad Baharudin secara resmi membuka rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Suasana peluncuran semakin meriah dengan penampilan kesenian tradisional Jaranan Sentherewe “Patupa Putra” yang berkolaborasi dengan Penthul Tembem, Pasir Angklung Percussion (PAP), serta hiburan musik dari Avogato Band.
Penampilan seni tradisional dan musik tersebut menjadi suguhan tersendiri bagi masyarakat yang hadir di kawasan Simpang Titik 0 Kilometer Tulungagung.
Peringatan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan usia daerah. Semangat Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, kolaborasi, dan pengabdian seluruh elemen masyarakat.
Sebab, kemajuan Tulungagung tidak cukup dibangun melalui slogan dan kemeriahan acara, tetapi membutuhkan persatuan, inovasi, serta komitmen bersama untuk mewujudkan daerah yang semakin maju, makmur, dan sejahtera.














