Reporter : Anang
PALEMBANG, Mattanews.co – Untuk penanganan wabah virus corona (covid-19) yanh tengah merebak saat ini, Pemprov Sumsel mengalokasikan dana sebesar Rp120 milyar. Dana tersebut akan dibagi ke sejumlah bidang dan para personil yang menangani hal tersebut hingga akomodasi dan teknisnya, Senin (30/03/2020)
Demikian disampaikan Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis,SH usai memimpin rapat koordinasi terkait penanganan pandemi Covid-19 bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel di ruang rapat Komisi V DPRD Sumsel.
“Dari total Rp120 milyar dana yang dianggarkan ini Rp103 milyar diantaranya merupakan anggaran dari Dinkes, Rp8 milyar di BPBD dan Rp9 milyar di Dinsos Sumsel,” ungkap Susanto.
Diungkapkannya, dari penjelasan yang disampaikan Kabid Yankes Dinkes Sumsel, dr Syamsuddin alokasi dana Rp103 milyar ini diantaranya diperuntukkan buat pembelian 600 set Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di sejumlah Rs yang ditunjuk sebagai RS rujukan pasien Covid-19 baik yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang sudah positif terjangkit Covid-19. Selain itu akan diperuntukkan untuk pembelian 600 set rapid test serta 2.500 set VTM (Virus Transfer Media).
Tak hanya itu, Susanto yang didampingi Sekretaris Komisi V, Mgs H Syaiful Padli,ST,MM juga menyebut akan dianggarkan bagi insentif tenaga medis yang menangani PDP di RS. Besarannya, meliputi untuk dokter spesialis Rp15 juta,dokter umum Rp10 juta, perawat Rp7,5 juta serta Rp7 juta untuk tenaga kesehatan dan tenaga lain yang turut membantu.
“Kalau dari penjelasan Dinkes tadi untuk insentif ini dialokasikan hingga Rp29 Mei mendatang. Berkaca dengan penangann pandemi Covid-19 di Wuhan beberapa waktu lalu. Tapi semoga saja di Indonesia akan segera berakhir terlebih untuk umat muslim tak lama lagi akan menyambut bulan suci ramadhan,” terang Syaiful.
Editor : Anang














