Reporter : Gian
CIAMIS, Mattanews.co – Wacana pelepasan siswa disemua sekolah di Kabupaten Ciamis, batal digelar. Dimulai dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP, SMA/SMK ditiadakan acara perpisahan, selain itu kemendikbud telah memutuskan mentiadakan Ujian Nasional (UN). Untuk itu,
Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP) Majelis Perwakilan Cabang (MPC) Kabupaten Ciamis, Ivan Rifa’i meminta pihak sekolah untuk segera mengembalikan uang yang sudah dibayarkan oleh wali murid, Kamis (02/04/2020).
“Iuran perpisahan yang digadang-gadang hasil kesepakatan rapat kepala sekolah dengan orang tua murid, dibatalkan. Beberapa siswa yang sudah terlanjur membayar biaya tersebut, seharusnya pihak sekolah harus segera mengembalikan uangnya,” ujar Ivan Rifa’i, saat dihubungi wartawan online media ini.
Ivan mengatakan, pihak sekolah telah berbuat indikasi pungli. Hampir semua sekolah di Kabupaten Ciamis, memungut biaya perpisahan dengan dalih menempuh jalur rapat dengan orang tua murid.
“Kami mewakili masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial, mendorong agar pihak sekolah yang sudah memungut biaya perpisahan segera mengembalikan uang tersebut, jikalau tidak mau dipidanakan,” tegasnya.
Ditambahkan Ketua Manggala Garuda Putih DPC Ciamis, Egi Sudrajat. Menurutnya, wabah covid-19 sudah diingatkan, bahwa tindakan pemungutan biaya tanpa jelas peruntukannya adalah tindakan melawan hukum. Terlebih kondisi saat ini uang sekecil apapun sangatlah berharga.
“Para orang tua murid itu menyetorkan uang ke pihak sekolah adalah hasil jeripayah mereka bekerja, untuk membela anaknya yang sedang bersekolah. Kini sudah ada SE dari Mendikbud tentang pembatan UN dan otomatis perpisahan pun dibatalkan. Segeralah kembalikan uang para orang tua murid itu,” jelas Egi.
Egi bersama anggotanya siap memfasilitasi para ortu untuk mendapatkan kembali haknya. Karena saat ini uang sekecil apapun sangatlah diperlukan.
Sementara, salah satu Kepala Sekolah DN, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pembatalan acara perpisahan sekolah, yang tertuang dalam surat edaran kementerian pendidikan.
“Memang sudah ada edarannya, bahwa sekolah SMA meniadakan acara perpisahan. Hal ini demi meminimalisir penyebaran virus Corona,” terangnya.
Editor : Selfy














