Reporter : Dewan Richardi
BATANGHARI, Mattanews.co – Ditengah maraknya virus corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari, mengajukan permohonan melalui surat dengan nomor 900/9369/BKPSDMD, kepada beberapa lembaga perbankan di Batanghari, untuk memberikan keringanan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun masyarakat lainnya yang terkait pinjaman Bank.
Keringanan tersebut, dikatakan Bupati Batanghari Syahirsah Sy, berupa permohonan penundaan pemotongan pinjaman Bank bagi para ASN dan masyarakat lainnya. Ini perlu dilakukan mengingat, dampak corona cukup berpengaruh pada sektor perekonomian di Batanghari.
“Saya mengajukan permohonan tersebut yakni pimpinan Bank Jambi, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Mandiri Syariah untuk memberikan penangguhan pemotongan pinjaman selama tiga bulan yakni pada bulan April, Mei dan Juni kepada para nasabahnya,” ungkap Syahirsah, selasa (14/04/2020).
“Ini merupakan salah satu cara upaya pemerintah membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat, karena dampak wabah covid-19 ini. Dan Saya harap dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga keadaan kembali normal seperti biasanya,” lanjutnya.
Selain itu, Syahirsah juga menerangkan, sebelumnya Pemkab Batanghari juga telah memberikan keringanan pembayaran untuk biaya listrik, yakni diberikan gratis dan potongan pembayaran bagi masyarakat yang memiliki listrik bersubsidi, dan juga biaya PDAM diberikan keringanan pembayaran selama 3 bulan yaitu April, Mei dan Juni, dan semua diberikan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Bagi masyarakat Batanghari yang memiliki kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, Batanghari Sejahtera, dan kartu sejenisnya silahkan membawa fotokopi KTP dan KK serta kartu tersebut ke kantor PDAM agar diberikan keringanan terhadap pembayaran PDAM,” tutup Syahirsyah.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batanghari Sehan membenarkan, apa yang dikatakan Bupati Syahirsyah.
“Iya memang benar, hal ini demi keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah Batanghari,” tandasnya.
Editor : Fly














