NUSANTARA

Nenek Tunanetra di Ciamis Bertahan Hidup Jadi Pemotong Rumput

×

Nenek Tunanetra di Ciamis Bertahan Hidup Jadi Pemotong Rumput

Sebarkan artikel ini

Reporter : Kayan

CIAMIS, Mattanews.co Hunian bilik bambu yang beralaskan tanah menjadi istana sederhana bagi Oci (90).

Wanita lanjut usia (lansia) ini harus berjuang hidup sendirian di gubuk kecilnya di Dusun Panyingkiran RT/RW 29/14, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijenjing, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Tubuhnya yang renta, harus juga berhati-hati melangkah ke setiap jengkal rumahnya. Karena kontur tanah yang juga sering becek, akibat air hujan yang masuk ke dalam rumahnya.

Dengan pendengaran yang sudah tidak berfungsi, nenek Oci masih harus berjibaku untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satunya mencabut rumput yang panjang di rumah tetangganya.

Tangannya pun meraba-raba dan mencabut rumput yang mulai panjang, karena penglihatannya pun juga tak berfungsi sejak dia kecil.

Untuk makan sehari-hari, Oci berharap belas kasih dari masyarakat atau tetangganya. Karena ia sama sekali tak memiliki anak mau pun cucu.

“Kadang saya ngored (memotong rumput) tetangga jika disuruh. Dapat upah secukupnya, kadang diberi makanan” katanya, kepada Mattanews.co, Sabtu (16/5/2020).

Oci tampak tegar dengan kondisinya. Dia tak punya pilihan. Hanya warga menjadi penopangnya.

Untuk ke kamar mandi, Oci harus meraba-raba. Jaraknya sekitar 10 meter dari bangunan rumah.

Rumah reot Oci (90), nenek Tunanetra yang hidup sendirian di Kabupaten Ciamis Jabar (Kayan / Mattanews.co)

Lalu bagaimana bantuan pemerintah?

“Tidak pernah ada. Tidak pernah buat pun saya. Saya tak bisa melihat dan sudah tua. Tak paham urusan bantuan itu,” katanya.

Di hari tuanya, Oci hanya menyerahkan nasib sepenuhnya pada Sang Pencipta.

Saban hari, dia berdoa dan beribadah meminta keberkahan umur dari Tuhan.

“Semoga saya sehat terus. Semoga pula pemerintah membantu (perbaiki) rumah, agar nyaman ditempati, tidak bocor lagi,” harapnya.

Asri, tetangga Oci menuturkan, nenek Oci sudah buta sejak masih kecil.

“Nenek Oci ini sudah buta sejak kecil. Di rumahnya hanya hidup sendiri karena belum pernah menikah. Jadi nenek tidak memiliki anak cucu,” ungkapnya.

Dia pun berharap, pemerintah peka terhadap nasin kaum duafa seperti nenek Oci.

Editor : Nefri