Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Aksi demo Massa Sekitar 50 orang yang tergabung dalam (FMGK) Forum masyarakat Gunung Kerto kembali terjadi di Kabupaten Lahat.
Aksi demo puluhan yang terjadi di depan kantor inspektorat menuntut pihak inspektorat untuk mengusut tuntas Mark up pembangunan jembatan yang menggunakan Dana Desa dan meminta pihak tipikor agar mengusut serta mengadili pemalsu dokumen BPD.
Pihaknya memang sudah menjadwalkan untuk turun kelapangan Untuk memeriksa langsung laporan Masyarakat desa Gunung Kerto.
“Memang hari ini kita sudah menjadwalkan waktunya hari ini,meskipun mereka akan mengadakan aksi ataupun tidak di sini, nanti mereka bisa ikut mendampingi tim-tim kita di lapangan,” terang Yunisar, Selasa (25/8).
Koordinator lapangan Hendro Juniarto.dalam orasinya didepan pintu gerbang kantor Inspektorat mempertanyakan kasus Mark up pembangunan jembatan di desa Gunung Kerto yang mempergunakan dana desa dan kasus pemalsu dokumen BPD di desa Gunung Kerto.
Kepala Inspektorat Lahat, Yunisa Rahman menyampaikan permohonan maaf atas lambannya proses penanaman masalah di desa Gunung Kerto. “Insya Allah hari ini kami akan menurunkan langsung 8 orang tim kelapangan, memeriksa atau menyelidiki secara langsung laporan para warga,” beber Yunizar Rahman.
Ia menambahkan, jika perlu masyarakat bisa juga ikut mendampingi ke delapan tim ini agar mereka bisa melihat langsung apa yang akan di kerjakan oleh rombongan dari inspektorat.
Koordinator lapangan Hendro Juniarto mengatakan, pihaknya sangat senang sekali pihak inspektorat bisa turun langsung ke lapangan terkait laporan yang pernah kita naikkan beberapa waktu lalu.
“Kami merasa puas apa yang kami orasikan hari ini didengar langsung oleh pemerintah Kabupaten Lahat,seperti apa yang di katakan oleh kepala Inspektorat Lahat yang akan menurunkan langsung timnya menyelidiki langsung permasalahan ini,” ujar Hendro.
Selain itu ia berharap, dengan adanya penyelidikan oleh tim pihak inspektorat hari ini bakal ada penyelesaian. “Harapan kita ini bakal. ada penyelesaian,dan dipastikan kita akan mengadakan aksi lanjutan Jika tidak ada penyelesaian,” beber Hendro.
Editor : Chitet














