Reporter: Muhamad Siddik
Deliserdang, Mattanews.co – Teka-teki kematian seorang petani bernama Mangasil Tarigan (68), masih diselidiki pihak Polresta Deliserdang.
Mangasil ditemukan tewas terbakar di pondok di area ladang miliknya yang berada di Dusun I Desa Simempar Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deliserdang pada Kamis (10/9/2020) pagi.
“Masih kita selidiki ini kasusnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, pada Kamis malam dihari yang sama.
Kompol Firdaus mengatakan, pihaknya langsung ke lokasi saat mendapat informasi dari warga, dan olah TKP guna mencari penyebab dari kasus ini.
“Kita belum bisa memastikan apakah dibunuh atau tidak,” jelasnya.
“Soal darah yang ditemukan di lokasi, kan perlu kita pastikan dulu apakah seperti itu (darah korban atau darah lain),” sambungnya.
Ia mengatakan tim Labfor Polda Sumut akan turun ke lokasi kejadian, untuk memastikan penyebab pondok korban terbakar atau sengaja dibakar.
Saat ini anggotanya pun sedang mendalami kasus ini di lokasi, meski lokasi kejadian yang jauh membuat akses komunikasi sulit.
“Saat ini jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk proses otopsi,” tandas Kompol Firdaus.
Informasi yang dihimpun, korban sendiri ditemukan pertama sekali oleh salah satu warga Lidya Apulina Sembiring (18) yang hendak pergi ke ladang.
Karena melihat pondok korban berasap warga tersebut pun mendekat. Setelah itu barulah warga tersebut melihat kalau jasad korban juga ikut terbakar.
Korban diketahui merupakan warga Dusun III Desa Jambur Pulau Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.
Sudah sekitar lima bulan, korban hidup dan tinggal sendiri di pondok yang ada di ladangnya, sementara itu istri dan anaknya tinggal di Desa Jambur Pulau.
Lokasi ladang korban dengan perumahan warga berjarak kurang lebih sekitar 400 meter. Pondoknya sendiri sama sekali tidak memiliki aliran listrik, dan bagian yang terbakar pun hanya sebagian area di pondoknya saja.
Editor: Fly














