BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

IPM Kabupaten Ciamis Menggali Jejak Peradaban Galuh Melalui Eksplorasi Budaya di Situs Karangkamulyan

×

IPM Kabupaten Ciamis Menggali Jejak Peradaban Galuh Melalui Eksplorasi Budaya di Situs Karangkamulyan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, CIAMIS – Upaya membangun kader pelajar yang berkarakter tidak hanya dilakukan melalui ruang-ruang perkaderan formal, tetapi juga dengan mengenalkan sejarah dan budaya sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Berangkat dari semangat tersebut, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan eksplorasi budaya di Situs Karangkamulyan pada hari minggu 05/07, salah satu kawasan cagar budaya yang menjadi simbol kejayaan Kerajaan Galuh di Kabupaten Ciamis, Selasa (07/07/2026)

Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan kader mengenai sejarah daerah sekaligus menanamkan kesadaran bahwa budaya dan peradaban lokal merupakan bagian penting dalam membentuk identitas generasi muda.

Bagi IPM, pelajar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan kepemimpinan, tetapi juga memahami akar sejarah daerahnya agar mampu menghargai nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu.

Dalam kegiatan tersebut, para kader diajak menyusuri kawasan Situs Karangkamulyan sambil mempelajari berbagai peninggalan sejarah yang berkaitan dengan perjalanan Kerajaan Galuh. Beragam situs seperti Pangcalikan Raja, Sanghyang Bedil, Cikahuripan, Panyabungan Hayam, hingga kawasan hutan yang masih terjaga menjadi ruang belajar terbuka untuk memahami bagaimana peradaban Galuh berkembang dan meninggalkan jejak yang masih dapat disaksikan hingga saat ini.

Ketua Umum PD IPM Kabupaten Ciamis, Dwi Sepriyanti, mengatakan bahwa generasi pelajar memiliki tanggung jawab untuk mengenal sejarah daerahnya sebagai bagian dari pembentukan karakter dan jati diri.

“Kemajuan tidak lahir dari generasi yang melupakan sejarahnya. Justru dengan memahami perjalanan peradaban Galuh, kita belajar tentang nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, persatuan, serta tanggung jawab dalam membangun masyarakat. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan oleh kader IPM dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Situs Karangkamulyan bukan hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga menyimpan pesan-pesan moral yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi pelajar.

Semangat kepemimpinan, kecintaan terhadap tanah kelahiran, dan kemampuan membangun peradaban merupakan nilai yang perlu terus dihidupkan di tengah arus globalisasi yang semakin pesat.

Ia menambahkan bahwa pelajar saat ini hidup di era digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi, namun di sisi lain juga berpotensi menjauhkan generasi muda dari sejarah dan budaya daerahnya sendiri.

Oleh karena itu, kegiatan eksplorasi budaya menjadi salah satu ikhtiar IPM Kabupaten Ciamis untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan budaya lokal.

Bagi IPM Kabupaten Ciamis, menggali budaya bukan berarti romantisme terhadap masa lalu, melainkan proses mengambil nilai-nilai luhur yang masih relevan untuk menjawab tantangan masa kini.

Sejarah dipandang sebagai sumber pembelajaran yang mampu melahirkan kader dengan cara berpikir yang lebih bijaksana, kritis, dan visioner dalam menjalankan peran sebagai pelajar maupun pemimpin masa depan.

Melalui kegiatan ini, para kader juga diajak merefleksikan hubungan antara nilai-nilai budaya lokal dengan prinsip Islam Berkemajuan yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah.

Nilai kejujuran, musyawarah, tanggung jawab, gotong royong, dan penghormatan terhadap ilmu pengetahuan menjadi titik temu antara kearifan lokal Tatar Galuh dan nilai-nilai keislaman yang terus dikembangkan dalam proses kaderisasi IPM.

Kegiatan eksplorasi budaya ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk turut menjaga dan melestarikan situs-situs bersejarah sebagai aset peradaban bangsa.

Di tengah derasnya arus modernisasi, warisan budaya tidak hanya perlu dijaga secara fisik, tetapi juga dipahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya agar tetap hidup dalam kehidupan generasi muda.

Melalui langkah tersebut, PD IPM Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kaderisasi yang tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga pada pengembangan wawasan kebangsaan, kecintaan terhadap budaya dan pembentukan karakter pelajar yang berakhlak mulia, berilmu, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan semangat Islam Berkemajuan.

Dengan demikian, kader IPM diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak kehilangan akar sejarahnya, namun tetap mampu berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih maju bagi Kabupaten Ciamis, Persyarikatan Muhammadiyah dan Indonesia.