BERITA TERKINI

Bupati Banyuasin akan Hadiri Peringatan HSN di Ponpes Al-Hikma

×

Bupati Banyuasin akan Hadiri Peringatan HSN di Ponpes Al-Hikma

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co Bupati Banyuasin Askolani Jasi dijadwalkan akan memperingati hari santri nasional (HSN) tahun 2020.

Askolani Jasi akan membuka serta menjadi pemateri, dalam kegiatan Bahtsul Masail Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU).

Kegiayan ini akan diselenggarakan PCNU Banyuasin, bersama Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU).

MKNU akan dihadiri ribuan kader NU dari PCNU se-Sumatera Selatan (Sumsel), dengan lokasi kegiatan di Ponpes Al Hikmah Betung Kabupaten Banyuasin.

Rencana ini terungkap dalam audiensi silaturahmi Rois Syuriah PCNU Kabupaten Banyuasin, dengan Bupati Banyuasin Askolani di ruang kerjanya.

“Audiensi ini tujuan utamanya adalah silaturahmi, antara Rois Syuriah dan Pak Bupati yang juga Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Provinsi Sumatera Selatan masa Khitmad 2020-2025,” kata M. Ali Mohsin, Rabu (14/10/2020).

Tujuan kedua yakni meminta Bupati Askolani hadir, dalam acara memperingati hari santri nasional (HSN) 2020.

Yang mana dirangkai dengan kegiatan Bahtsul Masail Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU), pada Minggu (18/10/2020) mendatang, di Ponpes Al Hikmah Betung.

“Kita minta pak Bupati Askolani menjadi pemateri didepan para kader NU dari 17 PCNU se-Sumsel. Materi seputar kebangsaan, tentang hukum dan pengalaman beliau dalam mengikuti Diklat Lemhanas,” ucapnya.

Dalam acara ini, akan diisi oleh para pemateri dari PBNU Jakarta.

”Intinya dari MKNU ini, kita ingin semangat kebangsaan dan nasionalis terus melekat di sanubari kader-kader NU. Tentu harapan kita terus berperan dalam membangun NKRI ini,” ujarnya.

Bupati Askolani menyambut baik dan mendukung kegiatan Bahtsul MKNU, yang diselenggarakan PCNU Banyuasin bersama Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU).

“Ini kegiatan baik, tujuannya baik untuk umat, bangsa dan negara. Saya dukung dan insyaallah siap ikut memberikan materi berbagi pengalaman,” katanya.

Menurut Bupati Askolani, untuk membangun Kabupaten Banyuasin yang sangat luas ini, tidak bisa dilakukannya sendiri.

Namun perlu dukungan, masukan dan pemikiran bersama termasuk dari NU.

Dia berharap NU mendukung Pemkab Banyuasin dalam melaksanakan tujuh program unggulan, yaitu Banyuasin Bangkit, Infratsuktur bagus, Banyuasin Sehat, Banyuasin Cerdas, Petani Bangkit, Banyuasin Prima dan Banyuasin Religius.

“Alhamdulillah ke tujuh program tersebut sudah berjalan semua dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Diungkapkannya, warga Banyuasin harus terus bergerak bersama, untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada di bumi sedulang setudung ini.

Kabupaten Banyuasin sejak dulu, lanjutnya, terkenal dengan ke religiusannya.

Maka Pemkab Banyuasin mencanangkan program magrib mengaji, membangun rumah tahfiz, umroh gratis dan gerakan sholat duha bersama.

Askolani sangat berharap NU dapat ikut andil melestarikan Banyuasin religius, sebab dengan dukungan NU dirinya yakin setiap pelosok Banyuasin Banyuasin religius dapat berkembang.

“Apa yang menjadi harapan kita seperti magrib mengaji, sejahterakan tempat-tempat ibadah, dan lain sebagainya dapat berjalan seperti yang di harapkan. Jka kita mendapatkan dukungan baik dari NU maupun support masyarakat, karena itu bagian dari mimpi kita bersama,” katanya.

Seperti diketahui, Bupati Banyuasin Askolani dilantik sebagai Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Sumsel, masa khitmad 2020-2025.

Orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini, dilantik bersama Herman Deru dan sejumlah tokoh lainnya oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirot beberapa waktu lalu.

Editor : Nefri