NUSANTARA

Forkopmade Tanggapi Luapan Air Danau Tigi yang Tak Kunjung Turun

×

Forkopmade Tanggapi Luapan Air Danau Tigi yang Tak Kunjung Turun

Sebarkan artikel ini

Reporter: Mateus Tekege

DEIYAIPAPUA, Mattanews.co – Debit air luapan Danau Tigi yang tak kunjung adanya penurunan, mendapat tanggapan Forum Komunikasi Pelajar dan Mahasiswa Deiyai (Forkopmade) se-Jawa Bali. Sabtu (21/10/2020).

Ketua Forkopmade Ferdinanko Edowai, mengatakan, Forkopmade menggelar rapat terbuka, dan berdiskusi mengenai keseriusan sikap pemerintah Kabupaten Deiyai menangani hal ini.

“Menapa pemerintah daerah khususnya Dinas Pekerjaan Umum, bidang pengairan tidak melakukan konservasi air pada sekeliling Danau Tigi?,” ungkap Ferdinanko.

“Peluapan air danau ini bukan baru kali ini terjadi,” sambungnya.

“Sebelum pemekaran kabupaten Deiyai dari kabupaten induknya, peluapan air itu sudah sering terjadi,” sebutnya.

Semestinya, jelas Ferdinanko, Pemerintah Deiyai khususnya BPBD dan PU bidang perairan, mestinya melihat dengan jeli permasalahan ini.

Dan mengutamakan penanganan wabah yang sedang dialami masyarakat Deiyai secara terbuka, serius dan transparan.

“Wabah penyakit akan datang bila dibiarkan saja,” tegasnya.

Solusi Forkopmade Untuk Turunkan Debit Air Danau Tigi

Sementara itu, Senior Forkopmade Alsael Bobii, mengungkapkan pemerintah Deiyai khususnya PU bidang pengairan, perlu ada penanganan peluapan ini.

PU sebaiknya melakukan survey untuk mengambil kebijakan, membangun suatu jenis bendungan atau sungai pada pinggiran danau, agar ke bagian air dari danau Tigi ke bendungan atau sungai.

“Bidang pengairan melakukan konservasi air pada setiap saluran primer. Yang volume pengaliran airnya lebih tinggi seperti kali okomo, kali Itoka dan kali Aiya,” jelas Alsael.

Pemerintah juga harus menjaga ekosistem pohon dan lingkungan, agar sebagian air terserap serap pohon untuk antisipasi terjadinya luapan air.

“Pandangan inilah yang bisa kami berikan untuk pemerintah Deiyai. Agar bisa menjadi solusi penurunan peluapan air danau Tigi,” harapnya.

Editor: Fly