NUSANTARA

Tiga Dimensi Waktu Dalam Penanggulangan Bencana

×

Tiga Dimensi Waktu Dalam Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini

Reproter: Muhamad Siddik

SERGAI, Mattanews.co – Menurut UU No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, terdapat 3 dimensi waktu terkait bencana alam.

Pjs Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir H Irman mengatakan hal itu, saat pimpin apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2020. di Halaman Mapolres Serdang Bedagai Sei Rampah, Senin (9/11/2020).

Pertama, masa sebelum terjadi bencana alam yang selalu disebut dengan siaga bencana. Saat ini hampir selalu secara serentak terjadi pada seluruh tanah air termasuk di Kabupaten.

“Pada umumnya menjelang akhir tahun volume curah hujan akan terus meningkat. Yang tentunya berpotensi terjadinya berbagai bencana antara lain banjir, angin puting beliung,” jelasnya.

“Ini dapat mengganggu dan membahayakan aktivitas kehidupan masyarakat, dan makhluk hidup lainnya,” sambungnya.

Irman mengatakan, bencana alam tidak dapat dihentikan, namun pengurangan risiko bencana dapat kita lakukan dengan berbagai upaya dan langkah-langkah. Salah satunya adalah dengan kegiatan gotong royong dan pembersihan lingkungan.

Kemudian, Dimensi kedua yaitu terjadinya bencana yang kita kenal dengan darurat bencana. Pada tahapan ini semua pihak agar bisa berperan aktif dan tangguh saling bahu-membahu. Antara pemerintah dunia usaha dan seluruh masyarakat.

“Menurut BMKG sejak Januari sampai akhir Oktober 2020 telah terjadi lebih dari 2.000 bencana alam di tanah air, termasuk daerah kita ini,” sebutnya.

“Data BPBD sendiri, telah terjadi 17 bencana alam puting beliung. Puncaknya terjadi pada bulan Mei beberapa waktu yang lalu, kemudian juga adanya bencana banjir pada beberapa tempat,” jelasnya.

Selanjutnya dimensi ketiga, yakni pasca bencana atau setelah bencana alam. Pada tahap inilah dilakukan pemulihan terhadap korban bencana alam.

Komitmen Bersama Menjaga Kondisi Lingkungan

Irman berharap, pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir. Dan di Sergai walaupun kondisinya masih membaik, namun perlu perhatian dan kesungguhan dari kita semua.

“Mari tetap berkomitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” sebutnya lagi

Komitmen yang kita laksanakan pada hari ini adalah bagian dari komitmen kebersamaan seluruh jajaran Pemkab Sergai. Bersama unsur Polri, TNI serta unsur terkait lainnya.

Pada hari ini kita beserta tokoh pemuda serta dukungan oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama. Berkomitmen tegas, untuk benar-benar menjaga kondisi lingkungan yang baik. Agar meminimalisir dampak-dampak bencana yang kita hadapi pada Kabupaten yang kita cintai ini.

“Semoga dengan upaya sinergitas serta doa kita semua, maka bencana dapat kita hindari di daerah kita ini,” pungkasnya.

Pantauan Mattanews.co, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pjs Bupati Sergai Ir H Irman, M.Si, Perwira Apel Kompol T. Manurung, dan Komandan Apel AKP Candra Tua Situmorang.

Turut hadir dalam apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2020, yakni Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Forkompinda plus, Asisten, Kepala OPD, Camat, unsur TNI/Polri, Satpol-PP, BPBD, ASN, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta para undangan.

Editor: Fly