[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Poppy Setiawan
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pencarian pesawat dan korban Sriwijaya Air SJY-182 telah dilakukan. Dalam prosesnya pencarian korban, selain TNI dan Polri juga telah mengerahkan armada laut dan udara.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya mengerahkan armada laut dan udara untuk membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di Kepulauan Seribu.
Menurut Agro, jumlah armada yang terlibat ada 7 yakni KP. Kolibri, KP Pelatuk, KP Elang laut, KP SBU, KP. Sundecus, KPC dan KP. Bisma.
“Kami juga mengerahkan helikopter Dauphin As 365 N.3 dan helikopter Bel 429 P.3202,” kata Argo dalam keterangannya, Sabtu kemarin (9/1/2021).
Selain itu kata dia, Polri juga mengerahkan Kapal 2003, Kapal 2008 dan Kapal Raptor milik Polda Metro Jaya. Kemudian personel 192 termasuk dari Kodam Jaya dengan tetap di bawah kendali Basarnas.
Argo menjelaskan, setidaknya akan ada 192 pengerahan personel gabungan TNI/Polri yang akan memulai operasi pencarian esok hari. Namun, dia menegaskan bahwa seluruh pencarian akan tetap di bawah kendari Basarnas.
“Polri juga mempersiapkan tim DVI di RS Polri Kramat Jati,” tuturnya.
Sebagai Informasi, Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY182 hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Pesawat Boeing 737-500 ini rencananya akan menempuh rute Bandara Soetta menuju Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
Pesawat tersebut mengangkut 50 orang penumpang yang terdiri atas 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. Pesawat juga membawa 6 orang awak pesawat yang sedang bertugas dan 6 orang awak pesawat sebagai penumpang.
Informasi terkini, pesawat tersebut dinyatakan jatuh diperkirakan diantara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Editor : Poppy Setiawan














