BERITA TERKINI

Dandim 0808 Blitar Meninggal Dunia karena Covid-19 ?

×

Dandim 0808 Blitar Meninggal Dunia karena Covid-19 ?

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Robby

MATTANEWS.CO, BLITAR – Berkembang informasi melalui jejaring sosial WhatsApp, jika Komandan Kodim 0808 Blitar, Letkol Arah Dian Musrianto, S.A.P meninggal dunia, Jumat (8/1/2021) pukul 15.35 WIB.

Bahkan ucapan duka mengalir dari warga Blitar melalui story WhatsApp pria asli Jawa Tengah ini.

Berkembang informasi, Letkol Arh Dian Musrianto meninggal dunia karena Covid-19.

Wali Kota (Wako) Blitar Santoso membenarkan, jika pria kelahiran 1977 ini meninggal dunia karena Covid-19.

Ia meninggal di Rumah Sakit Umum Supraoen, Malang.

“Benar terkonfirmasi positif,” ungkap Walikota Blitar, Santoso, Selasa (12/1/2021).

Diketahui bahwa berdasarkan laporan yang beredar melalui jejaring sosial, Dandkm Blitar, Musrianto mulai merasakan sakit pada 24 Desember 2020 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh dokter Polkes Blitar, suhu tubuhnya mencapai 37.8 derajat Celsius.

“Diagnosa awal memang typus,” tegas Santoso.

Karena kondisi yang semakin memburuk, ia kemudian dirujuk di Rumah Sakit Budi Rahayu dan karena keterbatasan ruangan dirujuk ke Rumah Sakit Aminah di Kota Blitar.

Ia dirawat di Rumah Sakit Aminah Jalan Kenari Kota Blitar, selama tiga hari. Kemudian ia meminta untuk dibawa pulang ke rumah dinas.

Sehari di rumah dinas, kondisi pria 44 tahun ini tidak membaik.

Kemudian ia dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Haji Kota Blitar.

Sehari dirawat di Rumah Sakit Syuhada Haji, Dandim 0808 Blitar dirujuk ke Rumah Sakit Supraoen, Malang.

Kemudian pada Jumat (7/1/2021), Ndadim 0808 Letkol Arh Dian Musrianto, S.A.P dinyatakan meninggal dunia oleh Rumah Sakit Supraoen, Malang.

“Jenazah akan dimakamkan di kediamannya di Jawa Tengah,” ungkap Santoso.

Tidak hanya itu, istrinya Ndadim juga diketahui dirawat di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

“Istrinya juga positif Covid-19,” ungkap Santoso.

Editor : Nefri