BERITA TERKINI

Ada 488 PRP dari Daerah Terjangkit Bermukim di Kabupaten Lahat

×

Ada 488 PRP dari Daerah Terjangkit Bermukim di Kabupaten Lahat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasien terduga Virus Corona (Pexels.com)

Reporter : Agustoni

LAHAT, Mattanews.co – Sejak merebaknya Pandemi Virus Covid 19 melanda Indonesia beberapa pekan Ialu. Di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri, Posko Gugus Tugas di Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 488 lebih warga yang masuk kategori Pelaku Riwayat Perjalanan (PRP).

Lalu, 9 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Data ini tercatat, setelah update pada hari Senin (30/03/2020) pada pukul 15.00 WIB.

Data ODP berasal dari Kecamatan Kimim Timur, Kecamatan Lahat, Kecamatan Lahat Selatan, Tanjung Sakti Pumu dan Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat Sumsel.

Juru Bicara (Jubir) Posko Pencegahan dan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lahat Feriyanto, data tersebut didapat dari Satuan Petugas (Satgas) yang ada di 33 Puskesmas, aparatur desa dan kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lahat.

“Upaya yang kita lakukan dalam pemantauan ini yaitu, menjaring data dari aparat desa dan Satgas di 33 Puskesmas di kecamatan di Kabupaten Lahat,” ujarnya, saat ditemui di Posko Covid 19 Kantor Dinkes Kabupaten Lahat.

Dia menghimbau warga Kabupaten lahat tidak perlu khawatir dengan kondisi ini, hanya karena banyaknya warga perantau yang pulang kampung atau PRP dari daerah terjangkit.

Menurutnya, 488 orang PRP tidak serta merta menjadi ODP. Karena semuanya sudah dilakukan komunikasi dan koordinasi terkait perkembangan kesehatannya setiap waktu.

“Yang bisa ditetapkan statusnya sebagai ODP itu, adalah orang yang sudah ada gejala panas deman di atas 38 derajat Celcius. Atau infeksi saluran pernapasan dan muncul gejala itu, setelah 14 hari ada riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Untuk 488 PRP tersebut, sejauh ini belum ada gejala yang mengarah ke tanda-tanda terjangkit Covid-19,” ucapnya.

Namun, Satgas yang akan selalu memantau melalui telepon genggam ke PRP. Pihaknya tetap mengingatkan pada 488 PRP tersebut, supaya mau karantina mandiri, rajin mencuci tangan,menjaga jarak dengan orang di sekitarnya.

Terutama, mau melaporkan tentang perubahan kondisi kesehatannya setiap dicek oleh satgas, baik melalui telepon mapun tatap muka.

“Melalui telepon inilah, kami selalu cek kondisi orang tersebut, baik dengan yang bersangkutan maupun pihak keluarga atau gugus tugas dari Pemerintah Desa (Pemdes). Dengan tidak harus menemui Iangsung orang yang bersangkutan, semuanya akan dicek melalui telepon tentang keadaan kesehatannya,” katanya.

Mereka melakukan pembaharuan data setiap pukul 15.00 WIB. Jika ada perubahan kondisi, baik dari gugus tugas, ODP yang bersangkutan maupun PRP, pihak Satgas dan Pemdes, diharapkan peran aktif dalam memberikan informasi ke nomor call center.

“Semua koordinasi bisa dilakukan melalui call center yang ada di https://covid19.lahatkab.go.id ,Yang jelas untuk saat ini, ada 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ucapnya.

Ditambahkan Juru Bicara (Jubir) Posko Pencegahan dan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lahat Taufik, dengan adanya peningkatan data 9 ODP dan 1 PDP dari Kecamatan Pulau Pinang ini, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar biasakan pola makan hidup sehat.

Lalu, mencuci tangan setiap usai melakukan aktivitas, upayakan membuka jendela dan pintu rumah setiap hari agar tidak pengap dan terjadi pertukaran udara dalam rumah, tetap jaga jarak, gunakan masker, biasakan mendapat serapan radiasi matahari.

“Kepada semua ODP supaya  mematuhi petunjuk satgas selama dalam pemantauan. Kepada PDP yang diawasi, upayakan tidak dulu melakukan kontak fisik dengan siapapun, termasuk dengan keluarganya sendiri. Demi kesehatan bersama, PDP ini sudah dirujuk ke RSUD Lahat untuk dilakukan obsevasi dan pengawasan serta perawatan,” ujarnya.

Editor : Nefri