Ada Dugaan Pungli Sertifikat Prona di Dusun Sungai Bumbun Muaro Jambi

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAMBI – Warga Dusun Sungai Bumbun Kabupaten Muaro Jambi mengeluh adanya dugaan pungli sertifikat Prona. Lantaran warga banyak dipunggut uang untuk membuat sertifikat tersebut.

Hal itu terkuak adanya informasi dari warga di RT 25 Dusun Sungai Bumbun Desa Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Persatu sertifikat warga diminta uang Rp 500.000 sampai Rp 1 500 000.

Padahal sertifikat prona merupakan program Presiden RI Joko Widodo berupa, pembagian Sertifikat Tanah Gratis Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Atau (PTSL). Prona singkat dari Sertifikat Program Nasional Agraria
(PRONA) tanpa adanya pungutan biaya.

Salah Seorang Warga RT 25 Dusun Sungai Bumbun Pono mengatakan, dirinya dipungut biaya Rp.500.000 Untuk Pengambilan Sertifikat Prona.

Pono menambahkan bahwa ada puluhan warga lainnya yang juga dipungut biaya Rp.500.000 sampai Rpb1.500.000.

“Kami hanya rakyat kecil sehingga tak mampu berbuat apa apa. Terpaksa mengikuti keinginan dari oknum Desa Kebon IX tersebut,”katanya

Hal Senada Juga Diungkapkan Siti Sobariah Yang mengaku keberatan dengan adanya pungutan liar dari oknum Desa. Dimana Ia telah beberapa kali mengurus sertifikat Prona.

“Dimintai uang oleh oknum Desa Rp 1.500.000. Lalu kalinya kembali diminta sebesar Rp.500.000. Ini lagi ekonomi sulit pungutan liar tentunya membebani,”ujarnya

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Suwanto membantah adanya pungutan liar yang dilakukan oleh perangkat desanya.

“Saya akan menelusuri dan mempertanyakan kepada jajarannya mulai dari aparat Desa, Kepala Dusun hingga RT,”ujarnya

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait