Reporter : Anjas
TEBING TINGGI,Mattanews.co- Warga Kota Tebing Tinggi mengeluh pelayanan PDAM Tirta Burlian karena air yang didapat mereka selaku konsumen kotor dan bau limbah saat hendak digunakan.
Terlebih lagi bau limbah membuat warga yang menggunakan air bukan hanya untuk mandi namun di konsumsi engga menggunakannya. Alhasil warga tidak mandi dan tidak memaksa karena khawatir air yang digunakan itu berbahaya
Hal tersebut disampaikan Amin (58), Riswansyah (52), Helda (37), Purnawati (41), Ratih (40) dan beberapa warga lain pada wartawan, Selasa (11/8) siang.
“Tadi pagi saat saya buka kran air untuk masak dan mandi, air sangat kotor dan berbau. Akibat air kotor dan bau, kami sekeluarga tidak mandi dan istri saya tidak masak, ” kata Amin kepada Mattanews.co Selasa,(11/8/2020)
Hal serupa juga dikeluhkan Purnawati mengatakan, tidak hanya kotor dan bau pelayanan PDAM buruk. Lantaran sebagai konsumen dia selalu dikeluhkan dengan biaya yang mahal tapi malah mendapat produk yang tidak sesuai
“Selain air yang kami terima kotor, pembayaran rekening yang saya terima sangat mahal sekali, padahal saya menyewa rumah dan warga miskin mengunakan rekening tipe R2 dengan hanya bak air satu dan kecil, ” jelas Purnawati.
Sebagai konsumen dia menegaskan, meminta kepada pihak PDAM Tirta Bulian, agar memberikan pasokan air yang layak bagi pelanggan.
“Karena, air merupakan kebutuhan kami sehari hari dan kami juga membayar bukan gratis,”tegasnya
Para konsumen PDAM tersebut meminta kepada pihak Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, turun tangan untuk memberikan sikapnya atau turut bertanggung jawab sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.
Dia meminta Pemkot meninjau dan memantau pelayanan pasokan atau kiriman air milik PDAM Tirta Bulian kepada masyarakat sebagai pelanggan. Karena warga sangat kesal menerimanya air sangat kotor dan bau, terlebih air sebagai sarana penting untuk kebutuhan hidup baru.
Saat di konsumsi, Direktur PDAM Tirta Bulian, Khairuddin mengatakan, soal masalah air kotor yang diterima warga, pihaknya akan segera meninjau ke lokasi dan segera memperbaikinya.
“Tentunya akan kita tinjau secara langsung dan ke lokasi untuk kita lihat dan perbaiki,” kata Khairuddin saat dihubungi via telepon seluler
Terpisah Sekda Kota Tebingtinggi, Muhamammad Dimiyati terkait hal itu karena warga berharap pemerintah ikut andil dalam hal itu. Ia mengatakan, akan menindaklanjuti kepada Direktur PDAM.
“Sudah diteruskan pada Dir PDAM untuk di tindak lanjuti, ” jawab melalui pesan singkat via WhatsApp
Editor : Lintang














