NUSANTARA

Air Tambak Udang Rusak Tambang Timah di Babel

×

Air Tambak Udang Rusak Tambang Timah di Babel

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nopri

Parit Tiga, Mattanews.co – Emosi Aluk, pemilik CV. Gunung Manik memuncak, tatkala melihat tambang timah miliknya yang berada di Desa Cupat longsor.

Penyebab longsornya ini diduga akibat aliran aliran air dari sebuah tambak udang milik PT CSM. Bukan tanpa alasan Aluk menjadi emosi.

Menurutnya hal ini bukanlah yang pertama kali terjadi, tapi tambang miliknya sudah mengalami sembilan kali longsor akibat aliran air dari tambak tersebut.

Aluk mengungkapkan, tambang miliknya tersebut legal dan dirinya menambang di kawasan Kuasa Pertambangan (KP) Timah. Usahanya juga memiliki izin usaha pertambangan dari PT. Timah dengan menggunakan CV. Gunung Manik.

“Tambak tersebut mulai masuk disana sejak sekitar lima bulan lalu. Dan kali pertama aliran air dari tambak tersebut pada akhir November 2029 lalu, dan terus berlanjut hingga sembilan kali hingga hari,” ujar Aluk, Selasa (28/1/2020).

Sejak kejadian pertama, pihaknya langsung melaporkan hal tersebut ke pihak PT. Timah dan langsung menurunkan pengawas tambang yaitu Wastam ke lokasi tersebut.

Dia mengungkapkan, sudah ada teguran dari pengawas tambang agar mereka memperbaiki dam serta saluran air milik mereka.

“Namun paling kerja dua hari kemudian terus stop lagi. Ada saja alasan dari pihak mereka, kalau bukan alat berat mereka rusak, ya operator alat mereka gak ada lah,” tambah Aluk.

Sementara itu Isfandi selaku Kepala Pengawas Produksi untuk Bangka Barat ketika dihubungi mengakui, kalau Aluk merupakan mitra tambang PT. Timah.

“Kalau pak Aluk itu memang Mitra kita (PT. Timah), sedangkan PT Cahaya Samudra Bangka yang merupakan usaha tambak udang, berada diatas IUP PT. Timah dengan Nomor IUP 1485,” ucapnya.

“Lokasi IUO di Desa Cupat Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat. Kita sama sekali belum pernah menerima izin resmi tentang operasional tambak udang tersebut,” terang Isfandi.

Kini Aluk telah melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Jebus, Aluk berharap keadilan atas peristiwa ini.

“Saya sudah melaporkan peristiwa yang saya alami ini kepada pihak berwajib, saya hanya berharap keadilan atas peristiwa ini,” ucapnya.

Editor : Nefri