MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG –
Perjuangan anak-anak Wadokai Karate-Do Indonesia (Wadokai) Aceh Tamiang akhirnya membuahkan hasil, membawa nama Wadokai Aceh dalam ajang Kejuaraan Forki Piala Pemerintah Aceh 2026 di GOR Lambung Kota Banda Aceh, Selasa (29/9/2026).
Para karateka muda ini membuktikan, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang dan mengukir prestasi.
Menurut pelatih Wadokai Aceh Tamiang, Yudi Tama, S.Pd. Kejuaraan yang berlangsung pada 22 hingga 27 September 2026 tersebut menjadi panggung pembuktian bagi para atlet muda. Dari sejumlah karateka yang diturunkan, berhasil meraih satu medali perunggu.
“Medali emas dipersembahkan oleh Galang Rizki Prasetya, yang tampil pada nomor Kumite Junior -55 kilogram Putra. Dengan perjuangan keras dan semangat pantang menyerah, Galang berhasil berdiri di podium tertinggi dan membawa pulang medali emas untuk Wadokai,” ucapnya.
Sementara itu sambung Yudi, medali perunggu berhasil diraih Argha Aquero pada nomor Kumite Junior -68 kilogram Putra. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa persaingan di arena pertandingan tidak mudah, namun kerja keras, keberanian dan disiplin mampu mengantarkan atlet muda meraih prestasi.
Selain Galang dan Argha, Wadokai Aceh Tamiang juga mengikutsertakan sejumlah karateka muda lainnya yang turut berjuang dalam kejuaraan tersebut, yakni Winesya Putri, Tiara Salsabilla, dan Annisa Faiha Rahman.
“Keikutsertaan mereka bukan semata-mata tentang medali. Setiap pertandingan menjadi pengalaman berharga untuk membangun mental bertanding, keberanian, kedisiplinan dan semangat sportivitas. Mereka membawa nama daerah dan organisasi dengan satu tekad bertanding, belajar dan memberikan yang terbaik,”pungkas pelatih wadokai
Prestasi ini sekaligus menjadi pesan bahwa pembinaan atlet usia muda harus terus mendapatkan perhatian. Satu emas dan satu perunggu bukan sekadar angka di papan perolehan medali, tetapi buah dari latihan, keringat, keberanian atlet, serta dukungan pelatih, orang tua dan keluarga besar Wadokai.
Dari arena pertandingan, anak-anak Wadokai Aceh Tamiang telah menunjukkan satu hal penting: mereka bukan hanya datang untuk bertanding, tetapi datang membawa harapan untuk masa depan karate Aceh Tamiang.
Kini perjuangan belum selesai. Medali yang diraih menjadi motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.














