Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Dampak banjir bandang di Kecamatan Mulak Ulu dan Mulak Sebingkai, beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi warga Desa Keban Agung dan sekitar. Kini Kabupaten Lahat kembali ditempa musibah longsor dibeberapa titik akibat curah hujan yang cukup tinggi, Kamis (09/01).
Sejumlah titik yang terkena dampak longsor, yaitu Jalan Lahat – Pagaralam tepatnya Tebing Panjang Desa Terkul Longsor, Jalan Lintas Gumay Talang Longsor, Desa Sirapulau Kecamatan Kikim Banjir, Desa Mandi Angin Kecamatan Gumay Talang Banjir, Kelurahan Pasar Bawah Lahat Banjir, Wisata Pelancu Banjir, Desa Tanjung Sirih Banjir, DesaLubuk Sepang Banjir, Areal persawahan warga Desa Tanjung Menang Tanjung Tebat terendam Banjir, Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat Banjir, Desa Gunung Kembang Kikim Banjir dan Desa Bunga Mas Kikim Timur.
Salah satu warga Desa Lubuk Sepang kecamatan Pulau Pinang,
Ali Maknun menjelaskan, longsor ini akibat hujan yang cukup deras seharian.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa disini, hanya saja lumpur masuk kedalam rumah. Untuk ketinggian banjir sendiri mencapai paha orang dewasa, sekitar pukul 08.00 WIB air sudah nampak surut dan warga sudah mulai membersihkan lingkungan rumah, untuk kondisi desa saat ini sudah kondusif,” tuturnya.
Ditambahkan, Aprian, warga Desa Mandi Angin Kecamatan Gumay Talang, saat ini air sudah mulai surut. Rata-rata Air sudah setinggi atap rumah.
“Untuk kepastian rumah hanyut atau rusak berat saya belum tahu pasti. Kami selalu berdoa, agar kejadian banjir ini tidak memakan korban jiwa, karena ketinggian air sudah mencapai atap rumah,” terangnya.
Editor : Selfy














