Reporter: Muhamad Siddik
SERGAI, Mattanews.co – Puluhan warga di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Serdang Bedagai melakukan aksi protes kepada PT. Pandan Indah Rahayu (PIR) (28/9/2020).
Protes tersebut dilatari karena akses Jalan para Nelayan melalui pintu masuk Pantai Woong untuk melaut ditutup oleh pihak PT. PIR.
Kepala Dusun V Desa Kota Pari Sumardi mengatakan memang sebelumnya pihak PT. PIR, sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kantor Desa terkait penutupan jalan tersebut.
“Namun pertemuan itu, hanya melibatkan Warga Dusun XI saja, sementara yang biasa melewati jalan ini kan termasuk Warga Dusun V dan warga dusun lainnya juga,” ungkap Sumardi.
“Sehingga apa kesimpulan hasil rapat koordinasi dengan Kepala Desa mereka tidak Mengetahuinya,” sambungnya.
Memang pintu masuk akses jalan ini, dikatakan Sumardi, satu-satunya yang paling dekat menuju Pantai Woong Pulau, kalau melewati jalan lain bisa juga tetapi terlalu jauh harus memutar dari pinggir Pantai Woong Rame.
“Itu pun harus naik Sepeda motor bagi yang punya kalau lewat jalan sini kan nelayan bisa jalan Kaki,” terangnya.
Sementara, Perwakilan PT PAR Sianipar, menerangkan bahwa jika perusahaan sebenarnya tidak mempermasalahkan hal para warga yang ingin melaut untuk mencari nafkah, namun yang sangat dikesalkan oleh pihak PT akan adanya bendungan yang ditimbun para warga nelayan sebagai akses jalan untuk ke laut.
“Jika tidak ada kegiatan buat timbunan di atas parit itu Bang, sebenarnya tidak ada masalah,” jelasnya.
“Kami pihak dari Perusahaan kesal, akan adanya aktivitas membuat timbunan tersebut,” ungkap Sianipar.
“Jika pihak perusahaan ada proses untuk pengembangan, pastinya kan jadi urusan kami perusahaan juga,” tandasnya.
Dari pantauan Mattanews.co, Personel Polsek Pantai Cermin bersama Babinsa Koramil 08/Pantai Cermin, juga turut hadir dalam upaya untuk mengamankan dan mediasi kedua belah pihak tersebut.
Editor: Fly














