BERITA TERKINIHEADLINE

Balai Karantina Sumsel Gelar Diskusi dengan Awak Media

×

Balai Karantina Sumsel Gelar Diskusi dengan Awak Media

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Balai Karantina Pertanian Sumatra Selatan menggelar Forum Group Discussion bersama para awak media, Rabu (8/11/2023. Kegiatan tersebut bertema Peran Penting Media pada Organisasi/Sebuah Lembaga.

Kepala Balai Karantina Sumsel, Azhar Ismail mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan pempublikasian kegiatan balai tersebut.

“Dengan pertemuan untuk diskusi ini diharap bisa dan mampu pertajam pemberitaan kehumasan Karantina Sumsel maupun siaran pers yang dikeluarkan nantinya,” jelasnya.

Azhar juga menjelaskan, tugas kehumasan menyampaikan informasi ke publik. Dengan maraknya digitalisasi maka penting untuk pengelolaan kehumasa secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sejak diterbikannya Perpres No. 45 Tahun 2023, telah berdiri Badan Karantina Indonesia, tugas dan fungsinya sendiri ialah menjaga NKRI dari sisi bioterorism, sehingga pejabat karantina yang bertugas menjaga NKRI dari masuknya hama penyakit melalui media pembawa yang dikirimkan dari luar negeri,” ungkapnya.

Diakuinya, pihaknya bekerja sesuai dengan peraturan Undang-Undang UU No. 21 Tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

“Dalam UU tersebut, seluruh media pembawa hewan, produk hewan, ikan, produk ikan dan tumbuhan, produk tumbuhan ini wajib dilaporkan ke karantina guna dipastikan kesehatan dan tentunya bebas hama penyakit sebelum keluar dan masuk via pintu yang telah ditentukan di Sumsel ini,” paparnya.

Adapun pintu keluar masuk yang telah ditentukan oleh pihaknya itu sendiri diantaranya pintu keluar masuk itu ialah Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandar Udara Silampari Lubuklinggau, Bandar Udara Atung Bungsu, Pelabuhan Boom Baru, Pelabuhan Tanjung Api-Api.

Azhar mengharapkan betapa pentingnya menjaga peredaran hama penyakit ini, karena bilamana sudah masuk akan ada kerja sama yang ekstra untuk stakeholder terkait.

“Ya dengan inilah kami menggaet media untuk bersama-sama menginformasikan dan mengajak untuk lapor karantina demi menjaga Sumsel dari hama penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan,” tandasnya.