BERITA TERKINI

Bea Cukai Badau Gelar UMKM Week 2023, Asistensi UMKM Tujuan Ekspor, Tingkatkan Ekonomi Perbatasan

×

Bea Cukai Badau Gelar UMKM Week 2023, Asistensi UMKM Tujuan Ekspor, Tingkatkan Ekonomi Perbatasan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Serangkaian pergelaran Pekan Raya Bea Cukai yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kantor Vertikal Bea dan Cukai di Seluruh Indonesia, Bea Cukai Nanga Badau melaksanakan acara UMKM Week 2023 di Kampus PDD Polnep Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (8/8/2023).

Kegiatan dengan topik utama “Asistensi UMKM Tujuan Ekspor” dibuka oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu Betrik P. Hutahaean dan diikuti antusias oleh para peserta kegiatan.

Hadir Pelaksana Harian PDD Polnep Kapuas Hulu, Reza Farhandasi. Kemudian acara dilanjutkan dengan pertukaran cindramata berupa plakat antara Bea Cukai Nanga Badau dan PDD Polnep Kapuas Hulu.

Dalam kegiatan UMKM Week Bea Cukai Nanga Badau tersebut, dilaksanakan pemaparan materi dengan narasumber yaitu Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama, Sumarno. Para peserta mendengarkan materi dengan seksama serta aktif memberikan pendapat dan pertanyaan kepada narasumber. Selanjutnya dilakukan game undian berdasarkan nama peserta yang dipilih secara acak.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Badau, Heri Purwanto mengungkapkan, dengan adanya acara UMKM Week 2023 ini bisa menambah pengetahuan serta wawasan terhadap para peserta dan membagikan pengetahuan ini kepada teman, kerabat, serta keluarga.

“Kegiatan ini diharapkan agar dapat meningkatkan perekonomian perbatasan melalui peningkatan ekspor UMKM dari Bea Cukai Nanga Badau,” ujar Heri Purwanto.

Lebih lanjut Heri menyampaikan, peluang ekspor UMKM Kapuas Hulu sangat terbuka dan memiliki potensi yang sangat bagus, karena dengan pemasaran atau ekspor produk melalui perbatasan dalam hal ini Badau maka jarak yang ditempuh lebih dekat.

“Sehingga biaya atau cost untuk transportasi akan lebih murah, kualitas produk juga akan tetap terjamin karena lebih dekat ke konsumen, misal produk ikan yang akan dijual akan tetap segar diekspor melalui perbatasan karena lebih dekat daripada menjual ke Pontianak,” papar Heri.

Heri juga menjelaskan, untuk mengurus proses ekspor sangat mudah, namun apabila ada kesulitan Bea Cukai Nanga Badau siap jemput bola untuk asistensi UMKM tujuan ekspor demi kelancaran pengurusan dokumen ekspor dan pelayanan tersebut dan dipastikan tidak dipungut biaya atau gratis.

“Pada dasarnya ekspor UMKM dan sektor lainnya tidak berbeda, namun apabila UMKM kesulitan mengurus persyaratan ataupun izin ekspor dari instansi teknis lainnya maka akan kita jalin kolaborasi dan sinergitas dengan instansi terkait agar ekspor pelaku UMKM dapat dilakukan,” tegas Heri.

Heri juga memastikan bahwa semua produk menjadi kategori ekspor kecuali barang tersebut dilarang dan/atau dibatasi untuk diekspor, sebagai informasi tambahan produk unggulan ekspor saat ini melalui perbatasan Badau berupa hasil perikanan dan hasil pertanian. (*)