Begini Sosok Pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan di Mata Keluarga dan Tetangganya

  • Whatsapp
Bingkai foto Pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan saat ditunjukkan keluarganya ke para awak media di kediamannya di Bogor Jabar (Bambang / Mattanews.co)
Bingkai foto Pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan saat ditunjukkan keluarganya ke para awak media di kediamannya di Bogor Jabar (Bambang / Mattanews.co)

Reporter : Bambang MG

MATTANEWS.CO, BOGOR – Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ dengan nomor registrasi PK-CLC SJ 182, pada Sabtu (9/1/2021) di Kepulauan Seribu Jakarta, membawa duka mendalam bagi para keluarga korban.

Bacaan Lainnya

Salah satunya keluarga Kapten Afwan, Pilot Sriwijaya Air SJ asal Bogor yang menahkodai pesawat yang hilang kontak sebelum puing-puing pesawat ditemukan di lautan Kepulauan Seribu.

Kecelakaan Sriwijaya Air ini juga menambah panjang deretan kecelakaan pesawat terbang di Indonesia.

Kediaman Kapten Afwan di Komplek Bumi Cibinong Endah, RT 01 RW 10, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai ramai didatangi keluarga, tetangga dan kerabat korban, pada Minggu (10/1/2021) pagi.

Kapten Afwan sendiri memiliki seorang istri dan tiga anak. Anak pertamanya masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Sedangkan anak bungsunya, masih mengenyam pendidikan nonformal di Taman Kanak-Kanak (TK).

Sebelum menjadi pilot Sriwijaya Air, Kapten Afwan merupakan mantan personel TNI AU yang sudah purnatugas sejak 1998. Ia pernah berdinas di Skadron Udara 4 dan Skadron Udara 31.

Di mata keluarga dan tetangganya, Kapten Afwan dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bersosialisasi dan agamis.

Agus Pramudibyo, Ketua RT setempat mengakuim jika Kapten Afwan dikenal baik, kerap memberikan tausiah dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan perumahan tempat dirinya tinggal.

Tak hanya itu, Kapten Afwan merupakan bendahara masjid hingga mantan ketua RT, sehingga sosoknya sangat dikenal oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Baik orangnya santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid,” ucap Agus.

Sama halnya diungkapkan keponakannya, Muhammad Akbar, yang mengenal sosok pamannya selalu dikenal orang sebagai sosok yang baik dan berkharismatik.

“Yang pasti kami hanya bisa bilang, paman kami orang baik dan beliau sudah diakui kebaikannya oleh masyarakat sekitar, dan juga keluarga besar kami semua,” kata keponakan pilot Sriwijaya Air ini.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait