Bentuk Desa Tangguh, Kapolres Serdang Bedagai Pimpin Rapat dengan Camat dan Kades

  • Whatsapp

Reporter: Muhamad Siddik

SERGAI, Mattanews.co Kapolres Serdang Bedagai pimpin rapat bersama Camat Pantai Cermin, Camat Perbaungan, Camat Pegajahan dan Kepala Desa dalam rangka percepatan pembentukan Desa Tangguh (Desa Bertuah).bertempat di Aula Patriatama, Polres Serdang Bedagai, Selasa (23/6/2020).

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang, dalam sambutannya menyampaikan, rapat tersebut dilakukan untuk  menanggulangi percepatan Covid 19 di Serdang Bedagai untuk membuat Kampung Tangguh (Desa Bertuah). Polri diminta untuk terus melakukan sosialisasi bagaimana pencegahan Covid19, sehingga Sergai bisa terhindar dari virus tersebut.

“Program Kapolri ini, membuat Kampung Tangguh Nusantara, dimana Serdang Bedagai akan membuat Desa Bertuah sebagai pilot Project dengan menetapkan Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan sebagai Desa Bertuah,” katanya.

Direncanakan bahwa pada 2 Juli 2020, Kapolda Sumut bersama Pangdam dan rombongan akan meresmikan Desa Bertuah di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan.

Dirinya mengungkapakan, pada prinsipnya Desa Tangguh adalah desa tersebut benar-benar mandiri di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan kreatifitas. Tangguh harus di mulai dari desa, sehingga Serdang Bedagai bisa mencegah penyebaran virus Corona, dan masyarakat Desa disiplin dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Untuk itu guna mewujudkannya perlu bekerja sama dengan stakeholder dan masyarakat Desa dalam membentuk Kampung Tangguh dengan sasaran masyarakat terdampak Covid-19,” jelasnya.

Para kepala desa harus mendisiplinkan masyarakat, dengan membuat Protokol Kesehatan dimulai dengan menggunakan masker, cuci tangan dan pengecekan suhu di Pos Desa. Bila perlu membuat Peraturan Desa kordinasi dengan Kadis PMD selaku Pembina.

“Polres Serdang Bedagai akan membuat program Ketahanan Pangan, mari kita membuat inovasi dalam ketahanan pangan. Sebagai Program Kampung Tangguh harus di dukung masyarakat desa tersebut dan kades harus bisa mengajak masyarakatnya. Ayo semua stakeholder mencari solusi bagaimana cara memutus mata rantai Covid 19 yang harus dengan mulai disiplin dari masyarakat desa,” teranganya.

Sementara, Kasat Lantas AKP Agung Basuni mengatakan, terkait upaya kegiatan ketahanan pangan, Polres Serdang Bedagai telah memanfaatkan lahan kosong di areal Mako Polres Sergai untuk menanam sayuran secara hidrophonik dan budi daya ikan.

Sedangkan, Kadis PMD mengatakan program kampung tangguh merupakan program menciptakan kemandirian desa.

“Bagaimana kita memandirikan warga Desa di tengah Pandemi Covid-19 harus dengan sosialisasi awal dengan menerapkan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa telah membantu masyarakat
dengan menggelontorkan dana Rp11 miliar dan Rp10 miliar dalam 2 gelombang.

Editor: APP

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait