Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter: Faldy

PALEMBANG, Mattanews.co – Setidaknya 18 Pasang Bujang Gadis Protokol Kesehatan (BG-PK) angkatan pertama, akan terjun ke masyarakat di 17 Kecamatan yang ada di Kota Palembang, dengan memperkenalkan dan mensosialisasikan budaya protokol kesehatan bergaya gotong royong khas Palembang.

Hal itu diungkapkan, Koordinator Non-litigasi Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (Kompas-RI) Febri Zulian, usai pengukuhan dan pembagian sertifikat bujang dan gadis (Duta) protokol kesehatan Palembang Oleh Kompas RI, di OPI Mall, Minggu (18/10/2020).

“Kita akan bersinergi agar program Pemerintah Palembang (Pemkot) berjalan dengan baik,” ujar Febri.

Sinergi itu, lanjut Febri, akan sampai dengan tantanan akar rumput, selain di Kecamatan itu sebagai permodelan dari relawan protokol kesehatan sampai di tingkat kelurahan nantinya.

“Terobosan pertama ini, yang saya yakin bahwa hanya ada di Palembang,” ungkapnya.

Secara ringkas Febri menjelaskan, BG-PK ini terbentuk, karena menyikapi bahwa kita masih dalam kondisi pandemi, sehingga muncul ide bagaimana para pemuda bisa mensosialisasikan dan mengedukasi artikulasi bahwa kita bisa beradaptasi di kegiatan baru di masa pandemi.

BG-PK ini, tak hanya mengedukasi, tapi juga mensosialisasikan tentang bagaimana menyikapi pandemi, dan juga hal-hal yang sifatnya berkenaan dengan kesehatan.

“Jadi isu-isu kesehatan bisa juga mereka sosialisasikan nantinya,” tandasnya.

Editor: Fly

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here