BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Bukan Sekadar Tanam Pohon! Yonif TP 927/Uncak Kapuas Pulihkan Lahan Bekas Karhutla, Durian Jadi Harapan Ekonomi Warga Siut

×

Bukan Sekadar Tanam Pohon! Yonif TP 927/Uncak Kapuas Pulihkan Lahan Bekas Karhutla, Durian Jadi Harapan Ekonomi Warga Siut

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Lahan yang pernah dilalap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak boleh dibiarkan menjadi hamparan tanah rusak tanpa harapan. Di kawasan transmigrasi Siut, Kabupaten Kapuas Hulu, TNI bersama masyarakat mulai menanam masa depan melalui penghijauan dengan bibit pohon durian.

Aksi nyata tersebut dilakukan jajaran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 927/Uncak Kapuas. Bukan sekadar menanam pohon, kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memulihkan lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Komandan Yonif TP 927/Uncak Kapuas, Letkol Inf Jamrizal, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan, khususnya lahan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Sekaligus mengembalikan fungsi lingkungan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat kebakaran,” kata Danyon kepada wartawan. Sabtu (7 November 2026)

Menurutnya, pemilihan tanaman durian bukan tanpa pertimbangan. Selain mendukung penghijauan, pohon durian merupakan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pohon durian diharapkan mampu membantu menjaga kesuburan tanah, meningkatkan daya serap air, serta mendukung pemulihan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika memasuki masa produktif, buah durian juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga.

Artinya, bibit yang ditanam hari ini bukan hanya diharapkan mengembalikan kehijauan kawasan bekas karhutla.

“Tetapi juga menjadi aset ekonomi masyarakat pada masa mendatang, “Tegas Letkol Inf Jamrizal.

Lanjut Danyonif, dalam kegiatan tersebut, personel Yonif TP 927/Uncak Kapuas bersama masyarakat terlibat langsung melakukan penanaman.

“Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam upaya memulihkan kawasan yang terdampak kebakaran, “tutur Danyon.

Namun, upaya penghijauan tidak berhenti pada penanaman. Masyarakat juga diajak untuk menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik hingga memasuki masa produktif.

“Sebab, keberhasilan pemulihan lingkungan tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari kesungguhan merawatnya hingga benar-benar memberikan manfaat, “kata Danyon.

Selain itu, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian kepada rakyat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan keamanan.

Lebih dari itu, TNI juga hadir dalam kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, serta upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut terangkum dalam pesan yang menjadi ruh kegiatan penghijauan ini:

“Hari ini kita menanam pohon, esok kita memanen harapan. Bersama rakyat, TNI menghijaukan alam dan membangun kesejahteraan untuk generasi mendatang, “ucap Letkol Inf Jamrizal.

Melalui kegiatan tersebut, Yonif TP 927/Uncak Kapuas berharap lahan bekas karhutla di kawasan transmigrasi Siut dapat kembali hijau, pulih, dan menjadi kawasan yang lebih produktif.

Disisi lain, memulihkan alam bukan hanya tentang mengembalikan pepohonan yang hilang akibat kebakaran. Ada harapan masyarakat yang ikut ditanam, ada potensi ekonomi yang dipersiapkan, dan ada masa depan generasi mendatang yang harus dijaga.

“Bersama rakyat, Yonif TP 927/Uncak Kapuas tidak hanya menanam durian, tetapi juga menanam harapan untuk lingkungan yang lestari dan ekonomi masyarakat yang lebih sejahtera, “pungkasnya mengakhiri. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra