Reporter : Mokshen Rumeu
FAKFAK Mattanews.co – Bupati Fakfak Dr. Mohamad Uswanas M.si, membuka secara resmi penyelenggaraan forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), tingkat kabupaten tahun 2020 yang berlangsung di gedung Winder Tuare. Jumat (8/5/2020).
Kegiatan dengan mengangkat tema Peningkatan kualitas SDM dan Tata Kelola Pemerintah Serta Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Insfrastruktur Daerah Melalui Pendekatan Timatik, Holistik, Integral dan Spasial, dihadiri oleh Forkopimda staf ahli Bupati dan semua Kepala Distrik yang ada di kabupaten Fakfak.
Sedangkan untuk kepala OPD, memonitor langsung dari kantor masing-masing dengan menggunakan Video Converence (vidcon), guna menghindari kerumunan dalam memutus mata rantai pandemi covid-19.
Bupati dalam sambutannya mengungkapkan untuk menuju kepada masyarakat Fakfak yang bermartabat, berdaya saing dan sejahtera, setiap OPD dalam merencanakan program agar tetap memperhatikan masukan dan aspirasi masyarkat, yang disampaikan lewat Musrembang tingkat Distrik terkait dengan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.
“kita mempunyai suatu beban besar dalam Musrembang kali ini, karena sejumlah agenda yang menjadi paket pemerintah ditahun ini tidak maksimal dilaksanakan akibat dari Covid – 19,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, bahwa semestinya agenda Musrembang ini sudah dilaksanakan dua bulan lalu di Distrik Bomberay, namun karena situasi Pandemi covid – 19 sehingga baru bisa dilaksanakan.
“Musrembang kali ini merupakan bagian terakhir dari masa periode saya, selaku Bupati di kabupaten Fakfak, sehingga visi dan misi besar yang sudah dibuat untuk terwujudnya masyarakat Fakfak yang bermartabat, berdaya saing dan sejahtera agar dapat diperhatikan baik ditahun terakhir kepemimpinan ini,” harapnya.
Dengan demikian, Bupati menegaskan supaya dapat dilakukan suatu penyesuaian ulang terhadap standar perencanaan pembangunan yang sudah dirumuskan dan diproses.
Meskipun Sudah ada persetujuan, maupun sudah dikonsultasikan, hingga sudah dibuat dalam peraturan daerah (PERDA) namun akan direvisi karena kondisi saat ini.
“Tentunya akan dilakukan berbagai hal untuk menjadi dublikasi untuk mendublik apa apa yang dibuat namun masi kurang, guna melihat peluang pergeseran perubahan di tahun 2020”,tuturnya.
Namun dirinya menambahkan kalau secara logika anggaran, sangat tidak mungkin untuk pusat menyuplai anggaran.
Oleh karena itu, Bupati meminta untuk semua mendukung agar adanya kebijakan pembangunan nasional, akan tetapi tetap bagian-bagian yang sudah diakomodir dalam tahun anggaran tetap berjalan.”Sehingga dengan itu sedikit bisa digunakan untuk menambah kekurangan akibat pandemik covid – 19,” tutupnya.
Editor : fly














