Reporter : Puput Novel
PALI, Mattanews.co – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan (Sunsel) Heri Amalindo meresmikan pilot project Desa Mandiri Energi (DME) pemanfaatan biogas, dengan menggunakan kotoran hewan sapi, di Desa Benakat Minyak, pada hari Rabu (15/04/2020)
Selain sebagai percontohan pemanfaatan, biogas juga menjadi salah satu solusi penghematan gas dan listrik. Biogas kotoran sapi juga berdampak pada kebersihan lingkungan.

Peresmian biogas bantuan dan Bupati PALI Heri Amalindo itu ditandai dengan penyalaan kompor rumah tangan dan lampu, berbasis biogas.
Bupati Heri Amalindo menjelaskan, pemanfaatan biogas kotoran ternak hewan melalui program DME berbasis biogas manfaatnya cukup besar.
Selain lingkungan bersih juga dapat mengurangi ketergantungan gas dan listrik untuk lampu.
“Untuk memasak, penerangan lampu bisa menggunakan biogas. Dapat juga digunakan sebagai pupuk organik sisa hasil limbah biogas, manfaatnya cukup banyak. Kami berharap di desa lain bisa mengadopsi hal yang sama khususnya di Kabupaten PALI, ” ucapnya, Kamis (16/4/2020).

Project Manager DEM Biogas PALI Priadi melalui Fizal selaku pendamping DME biogas desa Benakat Minyak menjelaskannya, pihaknya berharap desa ini menjadi pilot project DME berbasis biogas.
Berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), tentang penetapan lokasi DME berbasis biogas.
“Untuk satu unit, saat sebagai satu keluarga menggunakan unit muatan 4 kubik. Ini cukup untuk konsumsi dua rumah, listrik dan kompos dan pupuk organik melalui proses lebih lanjut,” ujarnya.
Selain unit 4 kubin, juga ada kapasitas lebih besar. Mulai dari 6,8,12 sampai 80 kubik. Dan itu tergantung dengan jumlah ternak, yang dimiliki keluarga yang diberi unit biogas tersebut.

“Itu di sesuikan dengan kepemilikan jumlah hewan. Kalo untuk unit 4 kubik tahap awal membutuhkan 1,4ton kotoran sapi. Setiap bulannya hanya membutuhkan 30 kilogram, dalam setiap bulannya,” katanya.
Menurutnya, proses pemakaian unit baru lebih kurang 10 hari hingga 1 bulan, nanti setelah satu bulan akan stabil.
“Kalau rajin merawatnya akan lebih lama umur unit biogas bisa puluhan tahun,” ungkapnya.(ril/Advetorial)
Editor : Nefri














