Reporter : Asni
OKI, Mattanews.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskandar, SE langsung memimpin apel siaga gerakan pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan perkebunan (Dalkarlabun).
Acara yang digelar di lapangan sepak bola Kebun Hikmah 1 PT Sampoerna Agro di Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur (Petir) Kabupaten OKI, Kamis (01/08/2019).
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten ogan komering ilir (OKI) Aris Panani.SP.M mengatakan, apel ini diadakan sebagai momentum untuk mengkonsilidasikan para pihak terkait khususnya di sektor perkebunan sebagaimana merujuk pada peraturan mentri pertanian (Permentan) nomor 5 tahun 2018 tentang pembukaan lahan tanpa bakar.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta yang merupakan para pemangku kepentingan diantaranya perusahaan, KUD atau plasma, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dan BPBD yang tergabung di dalam Brigade tingkat kabupaten melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Manggala Agni, unsur TNI-Polri serta komponen masyarakat Iainnya.
“Rencananya perusahaan akan secara rutin menggelar forum komunikasi brigade dalkarlabun serta Iebih intens bekerjasama dalam kegiatan di lapangan, baik pencegahan maupun pengendalian kebakaran. Misal di suatu desa yang rawan terjadi kebakaran Iahan perkebunan, maka pelibatannya mulai dari pemerintah desa, KTPA dan perusahaan sekitar untuk saling bahu-membahu,” ujarnya.
Dalam acara tersebut Bupati OKI H.Iskandar SE. menyampaikan bahwa inisiatif mengimplementasikan Permentan Nomor 5 Tahun 2018 ini patut diapresiasi,karna mengingat Iahan perkebunan juga dinilai cukup rawan terjadi kebakaran, sehingga sudah seharusnya mulai menguatkan peran brigade Dalkarlabun.
“KTPA dan pemerintahan desa yang juga sebagai simpul kecil dalam upaya meminimalkan musibah kebakaran, mesti terus didorong agar optimal perannya, karena masih banyak warga yang memerlukan penyadaran tentang bahaya kebakaran Iahan perkebunan. Kedepan setiap desa rawan api, mesti ada KTPA,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator GM PT Sampoerna Agro, Eldi Nuzan, yang ditunjuk sebagai tuan rumah apel menuturkan, bahwa sejak tahun 2016 pihaknya (PT. Sampoerna Agro) ikut membina 21 KTPA yang tersebar di 6 kecamatan. Tahun 2018 lalu, level KTPA sudah mulai mengarah pada daya dukung para pihak.
Diantaranya 15 KTPA sudah di-SK-kan kepala desa untuk kemudian di-SK-kan di tingkat kabupaten. Adapun di tahun 2019 ini bukan hanya patroli dan sosialisasi, namun KTPA mulai menguatkan kelembagaannya diantaranya, melalui beberapa kegiatan usaha produktif, selain menjaga soliditas regu, namun juga menjadi alternatif sumber penghidupan.
“Kita berharap secara bertahap setiap KTPA memiliki keunggulan dan dirasakan manfaatnya secara luas, termasuk tidak ada Iagi oknum masyarakat yang secara sengaja atau lalai mengakibatkan kebakaran,” imbuhnya
Sebanyak 30 perusahaan perkebunan terlibat dalam kepanitiaan bersama event ini. Dan mewakili dalam pengukuhan brigade dalkarlabun yang telah dikukuhkan oleh Bupati OKI diantaranya PT. Sampoerna Agro, PT. SAML, PT PSM (Sriwijaya Palm Oil), PT. London Sumatera, PT. Waymusi Agro, PT. Wilmar Plantations, PT. Rambang Agro Jaya, PT. Tempirai, PT. Klantan Sakti, PT. Sentosa Agri Prima, serta PT. Gading Cempaka.
Editor : Anang















