Bus Terguling di Pargarutan Tapsel, 9 Penumpang Terluka

MATTANEWS.CO, TAPANULI SELATAN – Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera, Km 11-12, jurusan Padangsidimpuan-Pal Sabolas (XI) tepatnya di Silumpatan, Lingkungan Pargarutan Batu, Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kembali makan korban.

Pasalnya, Bus antar kota/provinsi itu terguling hingga menyebabkan 9 orang penumpangnya terluka. Peristiwa nahas itu terjadi, Selasa (20/9/2022) dini hari. Saat itu, salah satu Bus penumpang dengan nomor polisi BK 7405 LD yang dikemudikan Aswadi (33) tersebut, melaju cepat dari arah Padangsidimpuan menuju Pal Sabolas.

Diketahui, warga Jalan Selambo, Gang Tambuai Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan itu membawa penumpang lebih kurang sekitar 31 orang. Setiba di TKP, datang dari arah berlawanan Bus penumpang lain. Ketika berselisihan, kedua Bus penumpang besar itu sempat memperlambat laju kenderaannya.

Saat memperlambat laju kenderaan itu, ban kedua Bus penumpang posisinya tampak berada di beram jalan. Namun saat hendak kembali ke badan jalan, tiba-tiba Bus yang dikemudikan Aswadi tergelincir hingga terguling ke tengah badan jalan. Akibat kejadian itu, sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Tapsel, AKP Sofyan Helmi Nasution, menerangkan, adapun identitas kesembilan korban antara lain, Muhammad Nur Affandi (39), thn, warga Sawah Kandang Jorong Sawah Sudut, Kelurahan Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Kemudian, Rielita Simbolon (27), warga Asrama Militer Kipan A 756 Wimanisili, Kecamatan Asiamau, Kabupaten Keerom, Papua. Legimin Siahaan (30) warga Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Lalu, Kristianto Simorangkir (22) warga Desa Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel. Yuli Amanda (18) warga Citayam, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Linda (70), waega Sunter, Provinsi DKI Jakarta. Mei Herisanti (43), warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Selanjutnya, Binuhrin Siregar (55), warga Hasahatan, Desa Dolok Sordang Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Muhammad Darwin Nasution (46), warga Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal.

Bacaan Lainnya

“Kesembilan penumpang yang mengalami luka ringan tersebut, kini telah dirawat di RS Metta Medika Kota Padangsidimpuan,” ujar Kasat.

Kasat mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan Bus penumpang tersebut dan sudah memeriksa saksi-saksi terkait insiden itu. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp20 juta. Kasat mengimbau, ke segenap pengguna jalan, agar ke depan lebih hati-hati terutama bagi pengemudi kenderaan pengangkut penumpang.

“Sebelum berpergian, pastikan kondisi kenderaan maupun keadaan pengemudi dalam keadaan prima. Kami imbau para pengemudi kenderaan apapun agar tetap waspada, guna menghindari kecelakaan lalu lintas yang akhir-akhir ini kerap terjadi,” tutup Kasat.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait